Ada Masyarakat Ragu Gunakan Hak Pilih Pilpres 2014

show_image_BnMainFeaHotnewsJakarta, Bhirawa
Lembaga survei Founding Fathers House (FFH) mengatakan terdapat masyarakat yang masih ragu untuk menggunakan hak pilihnya meskipun Pemilu Presiden 9 Juli 2014 akan berlangsung kurang dari dua pekan lagi.
Berdasarkan survei yang dilakukan FFH pada 19 Mei-22 Juni 2014 di 34 provinsi di Indonesia, dengan total 1.090 responden berusia mulai 17 tahun, sebanyak 20 persen responden menyatakan masih ragu akan menggunakan hak pilihnya atau tidak, sisanya 78,6 persen akan menggunakan hak pilih, dan 1,4 persen tidak akan menggunakan hak pilih.
Sebanyak 20 persen responden yang masih ragu itu tersebar di empat kota antara lain Kepri, Bengkulu, Bangka Belitung, dan Bali.
“Responden yang 20 persen ini masih bingung akan menggunakan hak pilih atau tidak. Mereka belum masuk kategori ‘undecided voters’, karena memang belum tahu akan menggunakan hak pilih atau tidak,” ujar Peneliti FFH Dian Permata di Jakarta, Kamis.
Dian mengatakan keberadaan masyarakat yang masih ragu dalam penggunaan hak pilihnya ini harus dijawab KPU dengan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat di empat wilayah tersebut untuk menggunakan hak pilih.
Selain itu, kata Dian, masyarakat yang belum memutuskan menggunakan hak pilihnya itu masih bisa diperebutkan suaranya oleh kedua kubu pasangan capres dengan cara mengajak mereka menggunakan hak pilihnya di TPS.
Dian mengatakan pihaknya tidak melakukan survei untuk mengukur elektabilitas pasangan capres. Pihaknya hanya melakukan survei untuk mengetahui fakta-fakta dari sisi pemilih.
Berdasarkan hasil survei diketahui pula bahwa 98,3 persen responden tahu Pilpres dilaksanakan dalam waktu dekat, sementara 1,17 persen lainnya mengaku tidak tahu.
“Mereka yang tidak tahu itu utamanya di Papua, atau di daerah yang tidak terjangkau listrik. Ini pekerjaan rumah KPU di sisa waktu yang ada, untuk terus melakukan sosialisasi,” kata dia. [ant.ira]

Tags: