Anggota APUKW Jatim Gelar Pameran dan Pelatihan Deco Clutch

Kegiatan gelar produk UKM binaan APUKW di Taman Wisata Paggora Jl A Yani Kelurahan Banjar Kota Kediri, Minggu (11/11).

Pemkot Kediri, Bhirawa
UKM binaan APUKW (Ajang Pengembangan Usaha Kecil Koperasi Wanita) unjuk gigi. Menyambut ultahnya ke-5, anggota mengadakan kegiatan gelar produk UKM di Taman Wisata Paggora Jl A Yani Kelurahan Banjar Kota Kediri, Minggu (11/11).
Selain itu mereka juga menggelar pelatihan Deco Clutch kepada seluruh anggota APUKW di Jatim.
Gelar produk UKM anggota APUKW ini adalah ajang kontak dagang produk anggota antar Koperasi Wanita (Kopwan) se-Jatim. Tujuannya untuk menarik pangsa pasar dan membangun jaringan dalam rangka meningkatkan pasar baru di Jatim.
Deco Clutch adalah teknik penempelan kertas motif bunga-bunga dan ornamen lain di dompet atau tas agar tas dan dompet nampak indah dan menarik. Bentuk kertasnya tipis seperti tisu, yang diimpor dari luar negeri.
Ada 189 peserta dari UKM dan anggota Kopwan yang mengikuti kegiatan ini. Selain itu berbagai produk UKM digelar di area Wisata Paggora Kota Kediri. Mulai produk fesyen, jilbab, aksesoris, kopi, aneka makanan, aneka minuman, tenun asal Lombok dll.
Sekretaris APUKW Jatim Erlin Setyawati menjelaskan displai berbagai produk itu dalam rangka mengembangkan fasilitas Kopwan yang diberikan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim. Tujuannya agar ada kemandirian kontak dagang antar Kopwan dan produk simpan pinjam. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalitas anggota Kopwan dan membuka lapangan kerja.
“Selama ini kita harus bangga kepada srikandi-srikandi Jawa Timur sebagai anggota APUKW. Karena mereka adalah pejuang-pejuang UKM yang siap meluangkan waktu dan tenaganya untuk membina para pelaku UKM yang tanpa pamrih dalam bekerja,” ujar Erlin Setyawati di sela-sela sambutannya.
Erlin menambahkan Kopwan adalah salah satu garda terdepan bagi perekonomian di Jawa Timur. Untuk itu harus ada sinergisitas dari pemerintah melalui Dinas Koperasi supaya Kopwan bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Tetap setia dan semangat dalam membina para pelaku UKM di Jawa Timur.

Ketua Umum Koperasi Setia Budi Wanita Jatim yang juga anggota DPRD Jatim Dra Sri Untari MAP saat memberikan sambutan.

Ketua Umum Koperasi Setia Budi Wanita Jatim Dra Sri Untari MAP mengatakan bahwa Kopwan di Jatim ada sekitar 366. Dahulu waktu dicanangkan pertama kali oleh Gubernur Jatim pada 2007, jumlah koperasi seluruh Jawa Timur berjumlah hampir 8.000 koperasi. Tujuan didirikan Kopwan untuk meningkatkan perekonomian, khususnya ibu-ibu, baik di desa maupun di kota. “Ini adalah jalan satu-satunya untuk mempotong jalur bank titil atau rentenir,” katanya.
Selain itu bisa membangun jejaring antar anggota koperasi. Serta membangun kemandirian anggotanya. Untuk itu harus didukung keberadaannya.
Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim, kata dia, harus memberikan fasilitas kepada mereka, khususnya anggota APUKW Jatim.
Misalnya dengan cara membuatkan event kontak dagang dan pemasaran produk UKM binaan APUKW Jawa Timur. “Langsung ciptakan 1.000 kontak dagang produk UKM binaan Kopwan sebagai revolusi perekonomian Jawa Timur melalui APUKW. Dan mengundang institusi perbankan sebagai permodalan UKM, tentunya dengan bunga ringan dan tanpa jaminan. Serta beri apresiasi kepada stan terbaik, produk terbaik dan produk yang paling laris. Waktunya pas di tahun depan di Hari Koperasi nasional,” kata Sri Untari yang juga anggota DPRD Jatim ini.
Acara kegiatan gelar produk UKM binaan APUKW ke-5 dan Pelatihan Deco Clutch ini dibuka langsung oleh Kabid Produksi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim Ir Sumbangto MM.
Sumbangto mengatakan bahwa kegiatan produk UKM ini adalah bagian kreativitas dari ibu-ibu. Dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim juga bagian dari mereka. “Semua adalah saudara. Karena saya adalah salah satu pendiri APUKW Jawa Timur,” kata Sumbangto.
Dijelaskannya pada tahun ini APUKW sudah mendapat penghargaan dari Dinasi Koperasi dan UKM Provinsi Jatim sebagai bentuk apresiasi pemerintah provinsi terhadap keberadaannya dalam ikut serta memberdayakan masyarakat.
Untuk itu anggota APUKW yang mempunyai jiwa dan semangat berwirausaha akan dimagangkan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim. Akan dibagi per wilayah kab/kota. Nanti semua fasilitasnya ditanggung Dinas Koperasi. [van]

Tags: