Bupati Dadang Wigiarto Akui Dua Warga Situbondo Positif Corona

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto, Kapolres AKBP Sugandi, Dandim Letkol Inf Akhmad Juni Toa serta Sekda Syaifullah saat menggelar rilis di ruang Baluran Pemkab Situbondo, Sabtu (28/3). [sawawi/bhirawa]

(Imbau Warga Jaga Jarak dan Jaga Kesehatan Tubuh)
Situbondo, Bhirawa
Setelah lama hanya berstatus hijau dan kuning dari sebaran virus corona, akhirnya Kabupaten Situbondo ditetapkan oleh pemerintah berada pada status merah sejak Jumat sore (27/3) kemarin.
Kepastian status tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam sebuah rilis yang hasilnya diterima Pemkab Situbondo. Dari paparan orang pertama di Pemprov Jatim itu, Situbondo ditetapkan sebagai daerah zona merah bersama 11 daerah lainnya di Jatim.
Menanggapi perubahan status tersebut, Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dengan didampingi Kapolres AKBP Sugandi, Dandim Letkol Inf Akhmad Juni Toa dan Sekda Syaifullah langsung mengadakan jumpa pers di Ruang Baluran lantai II Pemkab Situbondo, Sabtu sore (28/3).
Dalam keterangannya Bupati Dadang mengakui ada dua warga Situbondo dinyatakan positif corona. “Ya mulai hari ini dua warga yang ada di Kecamatan Bungatan Situbondo ditetapkan sebagai positif virus corona,” aku Bupati Dadang.
Kedua warga yang dinyatakan positif virus corona tersebut, lanjut Bupati dua periode itu, dari riwayat hidupnya sudah ia ungkap beberapa waktu yang lalu.
Namun demi menjaga privasi, lanjut Bupati Dadang, pihaknya tidak akan mengungkap identitas dan jenis kelamin kedua warga yang semuanya berasal dari Kecamatan Bungatan tersebut.
“Ya wilayahnya di Kecamatan Bungatan. Ini agar semua masyarakat bisa mengurangi resiko, paling tidak dapat membuat masyarakat tidak mengalami kepanikan,” tutur Bupati Dadang.
Masih kata Bupati Dadang, setelah ada penetapan dua orang Kabupaten Situbondo menderita positif virus corona, pihaknya meminta masyarakat untuk pandai menjaga diri.
Caranya, papar Bupati Dadang, masyarakat diminta selalu memakai masker jika keluar rumah dan menjaga jarak jika bertemu dengan seseorang.
“Ini sebagai langkah menjaga kemungkinan tertularnya virus corona. Misalnya kita intens mencuci tangan dan muka. Dan saya minta hal ini jangan terlalu menakutkan tetapi juga jangan dianggap enteng. Selain itu warga saya minta untuk berbuat sesuatu dengan cara menjaga diri dan keluarganya,” pungkas Bupati Dadang.
Menyikapi status merah tersebut, jajaran Polres Situbondo langsung melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di sejumlah titik keramaian Kota Santri Situbondo.
Selain itu, seluruh jalan protokol kota juga disemprot cairan disinfektan dengan menerjunkan mobil water canon milik Polres Situbondo. Disisi lain Pemkab Situbondo juga membentuk tim satgas hingga sampai pelosok desa di Kabupaten Situbondo. [awi]

Tags: