Bupati Minta Campur Tangan Gubernur Jatim

Bupati Dadang Wigiarto bersama Wabup Yoyok Mulyadi serta Dandim berikut Kapolres saat mengikuti teleconferensi bersama Gubernur Jatim di IR lantai II Pemkab Situbondo. [sawawi/bhirawa]

(Agar Transaksi Perdagangan Situbondo Stabil)
Situbondo, Bhirawa
Sebaran virus corona yang melanda Indonesia akhirnya berdampak serius bagi peningkatan transaksi ekonomi global. Kejadian turunnya transaksi perdagangan ini juga berimbas bagi pedagang yang ada di Kota Santri Situbondo. Kondisi ini diakui langsung oleh Bupati Situbondo Dadang Wigiarto saat melakukan teleconferensi bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansah dan Wagub Emil Elestianto Dardak berikut perwakilan BI Jatim beberapa hari yang lalu.
Menurut Bupati Dadang Wigiarto, saat ini transaksi neraca perdagangan di Kabupaten Situbondo mulai menurun. Ini terjadi, kata Bupati dua periode itu, karena dipicu oleh sebaran virus corona yang menimpa Kabupaten Situbondo.
Turunnya tranksasi perekonomian itu, lanjut mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Situbondo itu, terjadi di sejumlah pasar tradisional dan sejumlah toko yang bertebaran di Kabupaten Situbondo. “Ya benar setelah ada sebaran vius corona transaksi perdagangan Situbondo mengalami penurunan,” aku Bupati Dadang Wigiarto.
Masih kata Bupati Dadang, adanya penurunan neraca transaksi kegiatan ekonomi itu sedikit berdampak bagi perputaran kegiatan keuangan masyarakat. Untuk mengatasi gejolak tersebut, Bupati Dadang langsung meminta bantuan kepada orang nomor satu di Pemprov Jatim, Khofifah Indar Parawansah. “Saya mohon minta bantuan campur tangan dari Ibu Gubernur untuk mengatasi masalah ini (turunnya transaksi perdagangan,red),” pinta Bupati Dadang dalam siaran teleconfrensi dengan Gubernur Jatim.
Bupati Dadang kembali menuturkan, untuk mempercepat proses pemulihan transaksi ekonomi di Kabupaten Situbondo, pihaknya bersama OPD terkait akan menggratiskan penarikan retribusi kepada seluruh pedagang di pasar pasar Situbondo.
Langkah ini, diakui Bupati Dadang, diyakini dapat memberikan stimulan bagi kegairahann kembali para pedagang yang ada di Situbondo. “Itu (penggratisan retribusi, red) sedikit banyak akan membantu bagi psycologis pedagang Situbondo,” ucap Bupati Dadang.
Selain melaporkan soal turunnya transaksi perdagangan di Kabupaten Situbondo, Bupati Dadang juga melaporkan tentang kebijakan penutupan tempat tempat wisata Situbondo kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim.
Pasalnya, ujar Bupati Dadang, jika tempat wisata tidak ditutup dikawatirkan sebaran virus corona bisa masuk melalui kunjungan wisatawan asing ke Situbondo. “Termasuk tempat wisata Taman Nasional Baluran untuk sementara juga ditutup,” pungkas Bupati Dadang.[awi]

Tags: