Bupati Trenggalek: Penegakan Disiplin Inpres Enam Bisa Dilakukan Secara Humanis

Trenggalek,Bhirawa
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin berharap penegakan disiplin Inpees nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 bisa dilakukan secara humanis.

Diharapkan tidak ada perploncoan terhadap masyarakat sehingga bukannya merangsang kedisiplinan melainkan justru menumbuhkan kedongkolan. Hal ini disampaikan oleh Bupati Trenggalek saat mengambil apel gabungan satuan tugas (Satgas) Inpres nomor 6 tahun 2020, bersama Komandan Kodim, Letkol Arh. Uun Samson Sugiharto dan Kapolres Trenggalek, AKBP Doni Satria Sembiring di Mako Polres Trenggalek, Senin (24/8/2020).

Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipin ini, “seperti yang disampaikan oleh Bapak Kapolres penegakan disiplin ini mari kita lakukan secara humanis, jangan ada perploncoan terhadap masyarakat,” ungkapnya.

“Tujuan kita untuk menggugah kesadaran masyarakat untuk memakai masker dan berdisiplin mematuhi protokol kesehatan. Jangan sampai tujuan mendisiplinkan malah membuahkan kedongkolan bagi masyarakat,” inbuhnya.

Perjuangan kita masih panjang untuk mensosialisasikan ketertiban menjaga keamanan diri sendiri dan orang lain pada tatanan kenormalan yang baru. Sosialisasi diharapkan dapat dilakukan hingga satgas tingkat desa.

Diharapkan juga oleh Nur Arifin, sanksi denda dengan sejumlah uang tidak diterapkan, melainkan bisa diganti dengan membagikan masker di tempat-tempat tertentu sehingga lebih bermanfaat.

Pernyataan Bupati Trenggalek ini didukung oleh Kapolres Trenggalek, AKBP Doni Satria Sembiring yang meminta penegakan Inpres 06 tahun 2020 ini bisa dilaksanakan secara humanis dan diharapkan juga oleh Kapolres Trenggalek tanghung jawab ini bisa dilaksanakan secara sungguh-sungguh oleh satgas yang ada.

Pesan lain Pamen Polri ini, jangan sampai ada selisih paham yang menyebabkan keributan dalam penertiban nantinya. Menurut AKBP Doni Satria Sembiring ini penegakan disiplin ini memiliki masa waktu 1 bulan penuh sejak tanggal 24 Agustus hingga 24 September nanti.

Sedangkan Komandan Kodim 0806 Trenggalek, Letkol Arh Uun Samson Sugiharto, menegaskan penegakan disiplin ini mari kita mulai dari diri kita sendiri. Satgas harus bisa menberikan contoh untuk disiplin memakai masker serta menjaga jarak sesaui ketentuan protokol kesehatan yang ada tandasnya.

Selama satu bulan penuh (24/8) hingga (24/9) satgas gabungan TNI, Polri dan unsur pemerintah ini akan melakukan penertiban dan penegakan disiplin memakai masker dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Diharapkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi hal tersebut guna melindungi diri sendiri, keluarga dan orang lain.

Diharapkan juga kesadaran untuk menjaga diri dengan berdisiplin menerapkan protokol kesehatan ini tidak dilakukan saat masa penertiban saja melainkan dilakukan secara kontinyu hingga vaksin dan obat dari virus ini diketemukan. (Wek)

Tags: