Camat Krian Sidoarjo Khawatir HIV/AIDS Tambah Banyak

9-agustin iriani-alikus-2Sidoarjo, Bhirawa
Jumlah penderita HIV/AIDS di Kec Krian tambah banyak. Bila tahun lalu, kecamatan yang padat dengan kaum urban dan Industri besar ini, masih berada dalam peringkat ke empat, namun tahun 2014 ini justru naik menjadi peringkat ketiga.
Camat Krian, Agustin Iriani, dengan jujur mengaku ini karena di wilayah Krian ada dua tempat yang selama ini dijadikan oleh masyarakat sebagai transaksi seks bebas. Yakni di lingkungan Pasar Sapi Krian dan di Daerah Krengseng.
”Yang datang ke dua tempat itu tak hanya orang di Kec Krian saja, tapi juga dari Kec Sekitar seperti Wonoayu, Krembung, bahkan juga dari luar kabupaten seperti dari Mojokerto dan Gresik,” sebut Agustin, disela-sela mengikuti safari Bupati Sidoarjo, di Desa Watugolong, Krian, Jum at (6/6) kemarin.
Secara manusiawi ia mengaku khawatir jumlah penderita HIV/AIDS di Krian akan tambah banyak lagi, pasca penutupan Dolly Surabaya. Karena menurutnya, PSK nya akan pindah tempat ke daerah yang terdekat yakni Kec Krian merupakan wilayah Kab Sidoarjo yang berdekatan dengan Surabaya. ”Itu jadi beban moral saya,” ujarnya.
Diakui Agustin, para PSK dari Dolly akan dapat pelatihan ketrampilan kerja agar bisa meninggalkan pekerjaan lamanya. Namun kalau mereka tak berubah dan tetap senang dengan pekerjaan seperti itu, kalau kepepet uang larinya kemana  lagi.
”Semoga itu tak terjadi, mohon doanya, kita akan berusaha mempertahankan agar Sidoarjo menjadi Kota Sehat dan menjadi Kota Santri,” ucap mantan Camat Balongbendo itu.
Sementara itu, menurut data Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA ) Sidoarjo per Desember 2013, jumlah kasus hiv/aids di Sidoarjo tercatat ada 1.079 kasus. Selama ini untuk mencegah dan meminimalisir berkembangnya HIV/AIDS, KPA Sidoarjo telah membagi-bagikan kondom secara gratis pada outlet-outlet kondom di Sidoarjo. Mereka diberi jatah kondom sesuai dengan permintaan. [ali]

Tags: