Data PDP Corona RSUD dr Soetomo Bocor

RSUD dr Soetomo

Dirut akan Lacak Pelaku Penyebaran Data
Surabaya, Bhirawa
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo kebobolan. Data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 atau virus corona tersebar di sosial media. Di foto tersebut tampak tangan yang mengenakan sarung latek yang memegang kertas berisi data pasien yang dirawat di rumah sakit milik Pemprov Jatim tersebut.
Hal ini membuat Direktur Utama RSUD dr Soetomo, dr Joni Wahyuhadi angkat bicara. Pihaknya mengaku akan melacak siapa yang melakukan foto tersebut dan tersebar. “Sedang kami tracing (melacak, red) siapa yang melakukan foto itu, siapa yang menyebarkan. Dan kami sudah koordinasi dengan semuanya dan Bu Gubernur juga sudah,” katanya, Selasa (17/3).
Menurut dr Joni, yang tersebar adalah permintaan laboratorium. Bukan dari hasil laboratorium. “Saya sungguh sangat kecewa. Saya kira semua tahu kan menyebarkan identitas kan tidak boleh,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang didapatkan, pasien tersebut ialah laki-laki berusia 55 tahun. Dia melakukan pemeriksaan secara mandiri dengan datang sendiri ke RSUD dr Soetomo pukul 20.35 WIB, Senin, (16/3).
Pada foto yang beredar tersebut, tertulis diagnosa pasien ialah COVID-19 dan gagal nafas. Saat ini pasien itu dinyatakan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) dan dirawat di ruang isolasi. “Isolasi pasti ada pasiennya, pasiennya PDP,” kata dia.
Terkait hasil laboratorium pasien tersebut, Joni belum dapat memastikannya. Yang jelas hasilnya masih diproses dan menunggu waktu beberapa hari. Kalaupun dinyatakan positif virus corona baru (COVID-19), akan diumumkan oleh pemerintah pusat. “Hasilnya nanti Kemenkes yang mengumumkan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Joni telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk melacak oknum yang menyebar foto atau informasi terkait pasien sedang dalam pengawasan terkait COVID-19 itu. Pihaknya menduga, foto itu dapat diambil dan disebarkan oleh orang dalam rumah sakit maupun pihak luar. Bisa juga pasien sendiri. “Kami sedang mencari siapa yang memfoto, dari luar bisa dari dalam bisa. Kami minta bantuan kawan-kawan untuk tracing,” ujar dia. [geh]

Rate this article!
Tags: