Demokrat dan Gerindra Belum Bicarakan Pilwali Surabaya

gerindra-demokratDPRD Surabaya,Bhirawa
Sejumlah partai besar mengaku belum memiliki calon yang akan berlaga dalam Pilwali 2015 mendatang. Partai Demokrat menyatakan belum mempunyai calon untuk dimajukan dalam P:ilwali 2015 mendatang.  Sementara Gerindra juga mengaku belum emmulai pembicaraan terkait hal itu.
Nama M.Machmud, mantan ketua DPRD Surabaya yang sempat mencuat bakal digandengkan dengan Tri Rismaharini , belum mendapatkan persetujuan bahkan dari DPC partai Demokrat Surabaya.
Dikatakan oleh Dedy Prasetyo Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat Surabaya bahwa pihaknya belum pernah membahas apalagi mewacanakan nama M Mahmud untuk Pilwali 2015.
“Kata siapa? Belum ada pembahasan soal itu. Kita masih berpikiran untuk membenahi internal partai dulu,” kata Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat Surabaya Dedy Prasetyo. Jum’at (12/9)
Perolehan suara Demokrat Surabaya yang anjlok di Pileg 2014, menurut Deddy merupakan parameter untuk membenahi organisasi di internal  partai, setelah PAC Demokrat Surabaya berhasil melengserkan Dadik Risdaryanto dari jabatan Ketua DPC Demokrat Surabaya beberapa waktu lalu dan digantikan Wakil Ketua DPD Demokrat Jatim Bidang OKK Hartoyo sebagai pelaksana tugas (plt)
“Kami juga sadar diri dengan perolehan suara Demokrat yang anjlok. Makanya, kita benahi partai dulu baru kemudian membahas itu,” jelasnya.
Ditanya soal Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) untuk pemilihan ketua DPC Surabaya difinitif, Dedy mengatakan jika masih menunggu arahan dari DPD Demokrat Jatim dan DPP Demokrat untuk perlu dan tidaknya segera digelar.
Namun Deddy juga menjelaskan jika hampir seluruh pengurus partai Demokrat Surabaya mempunyai kesempatan yang sama untuk dicalonkan sebagi ketua DPC seperti Felix Soesanto (Wakil Ketua DPC Demokrat Surabaya), Ratih Retnowati (Wakil Ketua DPRD Surabaya), Hartoyo (Plt Ketua DPC Demokrat Surabaya), Junaedi (Sekretaris DPC Demokrat Surabaya), M Machmud (mantan Ketua DPRD Surabaya).
Sementara itu Partai Gerindra Surabaya juga mengaku belum melakukan pembahasan terkait calon yang bakal maju dalam Pilwali 2015. Wakil ketua DPRd Surabaya dari Gerindra, Dharmawan dikonfirmasi menyatakan partainya memang belum mempunyai calon yang bakal dimajukan.
“Belum ada calon, juga belum ada pembahasan di partai. Namun tidak menutup kemungkinan kita ada calon lain, mengingat dari sisi perolehan suara, bukan kursi, kita menempati urutan ke tiga di Surabaya,” jelas pria yang akrab disapa Aden ini.
Namaun demikian, dari kacamata politiknya, Aden mengakui jika posisi Tri Rismaharini sampai saat ini belum bisa ditembus oleh tokoh lain dari sisi popularitas. Sebagai inchumbent, lanjut Aden, Risma lebih banyak dikenal masyarakat Surabaya terutama melalui program-programnya.
“Harus diakui popularitas Risma memang jauh dibanding tokoh lain saat ini.¬† Kalau ditanya siapa yang bisa mengimbanginya, ya harus tokoh yang tahu benar kelemahan pemkot Surabaya dan bisa memberikan solusi untuk memperbaiki,” ternngnya.
Sementara itu partai Golkar menegaskan bakal membuka pendaftaran calon Wali kota pada bulan Desember. Ketua DPD partai Golkar Surabaya, Adies Kadir mengemukakan pendaftaran ini untuk mempersiapkan tokoh-tokoh yang berkeinginan untuk bisa maju Pilwali Surabaya agar bisa siap sejauh mungkin.
“Waktu enam bulan saya kira cukup untuk persiapan, baik nantinya akan Pilkada Langsung atau Pilkada lewat DPRD. Tapi yang jelas Golkar membuka peluang un tuk mengajukan calon dan berkoalisi dengan partai lain,” terang Adies,Minggu(14/9). [gat.cty]

Tags: