Dewan dan Pemprov Jamin Stok Pangan Cukup dan Tak Ada Kenaikan Harga

Daging dan Telur Aman
Sementara itu Dinas Peternakan Provinsi Jatim menjamin jika stok daging sapi dan telur ayam masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah. Untuk itu, masyarakat diimbau agar tidak mengkhawatirkan pasokan dikarenakan stok daging sapi dan ayam sudah cukup, bahkan surplus.
“Kebutuhan daging untuk masyarakat saat ini memang meningkat, walau demikian stok daging masih surplus. Untuk stok daging sapi pada Juni sekitar¬† 28.948 ton, sedangkan kebutuhan kurang lebih 25.671 ton, jadi masih surplus 3.277 ton. Kondisi ini tidak berbeda dengan tahun sebelumnya,” kata Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jatim Ir Rohayati MM.
Lebih lanjut, Rohayati mengatakan, sapi yang akan disembelih sudah disiapkan sejak awal Ramadan untuk memenuhi kebutuhan di bulan puasa, sampai di Hari Raya Idul Fitri karena kebutuhan masyarakat untuk membeli daging biasanya mengalami lonjakan memasuki H-3 sampai H-1 Lebaran.
Diakuinya kebutuhan daging baik sapi maupun ayam di Jatim terbilang tinggi, kebutuhan daging sapi untuk para konsumen rata-rata 9,62 kg/kapita/tahun dan untuk telur 8,37 kg/kapita/tahun ton, sementara kebutuhan daging ayam mencapai 100 ton per bulan.  Begitupula dengan kebutuhan telur ayam negeri juga sangat tinggi.
“Selama bulan puasa saat ini dan Lebaran nanti kebutuhan daging dan telur meningkat dari hari-hari biasanya. Untuk kebutuhan telur selama puasa dan Lebaran rata-rata mencapai 76.850 ton, hal ini wajar karena ada keperluan masyarakat untuk membuat kue Lebaran,” ujarnya.
Rohayati mengatakan, pihaknya juga terus memantau kondisi kesehatan ternak yang masuk agar benar-benar sehat sehingga aman dikonsumsi masyarakat. Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi Jatim telah mengeluarkan surat edaran Gubernur Jawa Timur : 524/8838/023/2010 Tentang Larangan Pemasukan & Peredaran Daging Sapi dan Jeroan Impor di Pasar Tradisional dan surat edaran tersebut berlaku sampai sekarang.
“Hal ini bertujuan agar masyarakat terlindungi dari penyakit zoonosis (penyakit hewan menular ke manusia, red) dan mendorong tumbuhnya usaha peternakan rakyat serta meningkatkan kesejahteraan peternak,” tandasnya. [cty,rac]

Tags: