Expertise Jerman Siap Beri Training of Trainer Instruktur BLK Indonesia

Jakarta, Bhirawa.
Program pelatihan vokasi yang dimiliki alumni Jerman dan Diaspora (ALJERDI) akan di adopsi oleh Menaker Ida Fauziyah. Untuk peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia, tahun 2020-2024. Program pelatihan vokasi yang ada di Balai Latihan Kerja (BLK) Indonesia, bisa menjalin kerjasama dengan program ALJERDIĀ  tersebut.

“Kemnaker menyambut gembira adanya informasi program pelatihan vokasi ALJERDI. Hendaknya setelah ini ada tindak lanjut atau kolaborasi dengan ALJERDI,” ujar Menaker usai menerima audisi jajaran pengurus ALJERDI, di ruang kerjanya. Hadir Ketua Umum ALJERDI Dipl. Ing’ Metty.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 2 jam itu, ALJERDI memberikan informasi seputar program pelatihan vokasi yang dimiliki nya. Program pelatihan vokasi tersebut ada yang berdurasi 6 bulan (jangka pendek), ada yang berdurasi 3 tahun (jangka menengah). Program-program tersebut disesuaikan untuk mendukung industri 4.0.

Program pelatihan yang diselenggarakan ALJERDI diantaranya adalah : Pendidikan vokasi di sektor elektronika/kelistrikan, makanan dan minuman/agro, otomotif/mobil listrik, kimia/biologi serta pariwisata, pertahanan, pembangunan fasilitas perkotaan dan kontruksi.

“Mereka punya keahlian, kita punya kebijakan, lalu ber-sinergi dan dipublikasikan. Sehingga bisa membantu masyarakat,” ujar Ida.

Ketua Umum ALJERDI Dipl. Ing. Metty mengaku senang bisa berkunjung ke Kemnaker Dia berharap, kerjasama kedua belah pihak segera terlaksana. Dirinya siap mendatangkan expertise dari Jerman. Bukan hanya Instruktur pertanian, tapi juga tata kota dan sektor alat-alat mesin pertanian.

“Ini seperti gabung bersambut. Kami memiliki program pelatihan vokasi perawat medis, pertahanan dan lanskap. Kami siap untuk mendatangkan expertise dari Jerman, untuk memberikan training of Trainer kepada sejumlah Instruktur BLK Indonesia,” papar Metty. (Ira)

Tags: