Forum Pencegahan dan Pengendalian TBC Sumenep Dibentuk

Bupati Sumenep, A. Busyro Karim saat menghadiri pembentukan Forum Pencegahan dan Pengendalian TBC

Sumenep, Bhirawa
Jumlah Penderita TBC (Tuberkulosis) di Kabupaten Sumenep terus mengalami lonjakan yang sangat tinggi selama tiga tahun terakhir ini. Guna menekan lonjakan tersebut, Pemkab setempat membentuk Forum Pencegahan dan Pengendalian TBC.

Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim mengatakan, sesuai data dari Dinas Kesehatan Sumenep, kasus TBC pada tahun 2017 sebanyak 1.627 jiwa, pada tahun 2018 total 1.709 jiwa dan pada tahun 2019 berjumlah 1.882 Jiwa. Terus bertambahnya penderita TBC tersebut perlu adanya sinergi antar OPD.

“Untuk itu, diharapkan seluruh pihak untuk bersinergi, bekerja sama melakukan pencegahan dan pengendalian TBC,” kata Busyro Karim, Selasa (25/8).

Bupati menerangkan, dengan terbentuknya Forum Pencegahan dan pengendalian TBC ini, jumlah penderita yang selama tiga tahun terus naik dapat diturunkan mulai tahun 2020 ini. Sebab, penyakit TBC ini sangat mengancam terhadap jiwa masyarakat di Kota Keris ini. Melalui pembentukan forum pencegahan dan pengendalian TBC ini, semua pihak yang terlibat untuk menyebarluaskan informasi tentang pencegahan penularan penyakit dan mengajak masyarakat ber-Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Dengan demikian, komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep tahun 2024 bebas TBC bisa tercapai,” ucap Bupati dua periode ini. [sul]

Tags: