Giliran DPC PDIP Kota Blitar Datangi Mapolresta Tuntut Pembakar Bendera Diproses

Tampak Ketua DPC PDIP Kota Blitar, dr. Syahrul Alim saat menyampaikan aspirasi kepada publik terkait pengusutan secara hukum oleh pihak Polri kepada para pelaku pembakar bendera PDIP di depan Mapolres Blitar Kota, Kamis (2/7) kemarin.[Hartono/Bhirawa]

Tuntut Pembakar Bendera PDIP Di Proses Secara Hukum
Kota Blitar, Bhirawa
Sebelumnya ratusan pengurus DPC PDIP Kabupaten Blitar gelar aksi di depan Mapolres Blitar yang dipimpin langsung oleh Ketua DPC dan juga Wakil Bupati Blitar, Marhaenis UW, giliran DPC PDIP Kota Blitar datangi Mapolres Blitar Kota meminta Polisi usut tuntas pembakar bendera PDIP, Kamis (2/7) kemarin.

Dalam aksi yang dilaksanakan di depan Mapolresta Blitar, massa PDI Perjuangan Kota Blitar diikuti oleh seluruh pengurus DPC PDI Perjuangan beserta jajaran pengurusnya, anggota DPRD Kota Blitar dari Fraksi PDI Perjuangan dan seluruh kader dan simpatisan dengan berjalan kaki serta melakukan orasi disepanjang jalan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, dr. Sahrul Alim mengatakan dalam aksi yang dilakukannya bersama jajaran DPC PDIP ke Polres Blitar Kota untuk menyampaikan aspirasi kepada Kapolres Blitar Kota untuk bisa diteruskan kepada Kapolda dan Kapolri atas tindakan pembakaran bendera PDI Perjuangan yang dilakukan oleh massa yang melakukan demonstrasi yang menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila/HIP didepan DPR RI beberapa waktu lalu, dimana aksi ini atas perintah langsung Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Sukarno Putri untuk dilaksanakan oleh seluruh jajaran pengurus diseluruh Indonesia.

“Bersama seluruh jajaran pengurus DPC, PAC, Ranting dan beberapa teman Satgas, kami ingin sampaikan aspirasi kami kepada Bapak Kapolres Blitar Kota secara langsung,” kata dr. Syahrul Alim yang juga Ketua DPRD Kota Blitar usai menyampaikan aspirasinmya didepan Mapolresta Blitar.

Lanjut dr. Syahrul Alim, mengatakan sebenarnya yang ingin ikut dalam acara hanya perwakilan, namun cukup banyak yang hadir karena banyak yang ingin ikut karena banyak yang merasa kecewa atas tindakan pembakaran bendera partainya. Sehingga pihaknya memberikan batasan dan hanya perwakilan saja yang bisa mengikuti penyampaian aspirasi tersebut kepada pihak Polresta.

“Karena masih dalam suasana Pandemi Covid – 19, kami menyampaikan kepada teman-teman untuk bisa menyadari untuk tidak perlu semua ikut ke Mapolres, dan kami membatasi massa yang ikut serta kami tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Setelah beberapa saat melakukan orasi, akhirnya puluhan massa DPC PDIP Kota Blitar diwakili jajaran pengurus diterima langsung oleh pihak Polresta Blitar yang dipimpin oleh Wakapolresta Blitar, Kompol Nur Halim yang kemudian setelah menyerahkan aspirasinya massa membubarkan diri. [htn]

Tags: