Jabatan Kadispendik Jadi Taruhan Unas

Gresik, Bhirawa
Wakil Bupati (Wabup) Gresik, Mohammad Qosim berharap Ujian Nasional (UN) di Kab Gresik tahun ini harus sukses. Sebab jika sampai gagal, maka jabatan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) yang akan menjadi taruhannya.
Meski acaman itu tak secara implisit dialamatkan kepada Nadlif, Kepala Dinas Pendidikan Kab Gresik, setidaknya ancaman Wabup itu membuat Nadlif harus berkerja ekstra keras agar Unas di Gresik bisa sukses. Sebab jika sampai gagal tak menutup kemungkinan kursinya akan diduduki pejabat lain. Apalagi kursi Kadispendik selama ini menjadi incaran banyak pejabat.
Penegasan Wabup itu disampaikan saat melantik panitia UN yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kab Gresik, Selasa (25/3). Pelantikan itu juga dihadiri Kepala Kementerian Agama Kab Gresik, perwakilan dari Polres, Dewan Pendidikan, para Kepala UPT Dinas Pendidikan se Kab Gresik, kepala sekolah baik negeri maupun swasta serta pejabat Dinas Pendidikan Gresik lain.
Menurut Wabup, agar pelaksanaan UN itu sukses persiapannya harus dimatangkan. Diantaranya, penembahan jam pelajaran, latihan beragam soal serta doa bersama harus dilakukan untuk mendapat lulusan yang lebih baik.
”Lulusan tahun ini harus lebih baik dari sebelumnya. Semuanya panitia UN ini bertanggungjawab penuh atas suksesnya UN tahun ajaran 2013/2014. Tidak ada alasan bagi  panitia ini dan itu. UN ini tugas negara yang harus disukseskan,” jelas Wabup.
Terkait kelulusan, Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Gresik, Nadhif melalui Kabag Humas Pemkab Gresik, Agus Setya Prambudi mengatakan, setidaknya ada empat kriteria dimana siswa bisa lulus. Yaitu semua program studi harus selesai, nilai seluruh ajaran harus baik, lulus semua ujian sekolah dan lulus ujian nasional dengan nilai minimal rata-rata 5,5 dan nilai masing-masing mata pelajaran minimal 4.
Adapun beda UN tahun 2013/2014 dibanding sebelumnya yaitu, pada UN kali ini selain keterlibatan pengawasan Perguruan Tinggi (PT) ada lembaga lain, yaitu Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP). Anggota LPMP ini akan menyebar di setiap penyelenggaraan UN sesuai jumlah peserta dan ruang ujian. Hal ini sudah diatur kwantitas penempatannya.
Peserta UN tahun ajaran 2013/2014 kali ini sebanyak 31.418 peserta dari 392 lembaga pendidikan. Rincian peserta Unas yaitu masing-masing, SMP 9673 peserta, MTs. 7388 peserta, SMPLB 10 peserta, SMA 5644 peserta, SMALB 6 peserta, MA 4086 peserta, SMK 4611 peserta. [eri]

Rate this article!
Tags: