Manjakan Lidah Tamu, Datangkan Chef dari Luar Negeri

Kreasi Chef Chia Kiat Fui di Resto Shang Palace.

Kreasi Chef Chia Kiat Fui di Resto Shang Palace.

Surabaya, Bhirawa
Kelezatan makanan dan segarnya minuman kini menjadi salah satu andalah pengusaha perhotelan untuk mengundang para tamu. Jika mereka bisa memikat hati dan memanjakan lidah pengunjung dengan menu masakan yang khas, bukan tidak mungkin para tamu akan kerasan untuk menginap maupun sekadar makan di hotel tersebut.
Bau yang mengundang selera langsung tercium begitu memasuki resto di Hotel Shangri-La Surabaya, masakan berupa dim sum yang masih mengepulkan begitu menggoda selera para tamu untuk segera mencicipin masakan khas dari Tiongkok  itu.
Kudapan yang diletakkan di wadah yang terbuat dari bambu dan berbentuk bulat itu yang menjadi salah satu ciri khas masakan hotel yang berada dikawasan Mayjend Soengkono itu. Bahkan untuk menjaga rasa, pihak hotel mendatangkan Chef Chia asal Malaysia.
“Dim sum merupakan kudapan yang cukup digemari mulai anak-anak hingga orang dewasa oleh orang Tionghoa maupun bukan. Selain itu juga merupakan bagian dari ala carte menu di Shang Palace dan menjadi andalan, karena itu didatangkan Chef Chia Kiat Fui khusus untuk menanganinya,” ungkap Humas Shangri-La Surabaya- Renny Herwanto, Senin (26/6).
Dim sum bisa dikatakan sebagai kudapan keluarga karena sering disajikan dan disantap beramai-ramai oleh keluarga besar saat berkumpul dan bersantai pada akhir pekan. “Menyantap dim sum bersama keluarga bisa mempererat hubungan. Jadi bisa dibilang dim sum adalah hidangan favorit saat akhir pekan,” ujarnya.
Sedangkan menurut Chef Chia, ia berupaya terus mengembangkan ide dan cara baru dalam berkreasi mengolah dim sum baik dikukus, digoreng dan dipanggang. Namun yang lebih disukai khususnya orang Tionghoa adalah dim sum kukus.
Selain piawai membuat dim sum tradisional, ia juga jago membuat dim sum dengan sentuhan unsur modern sehingga tidak membosankan dan menjadi kejutan bagi tamu saat disajikan. Jika bahan dim sum biasanya terbuat dari daging sapi, ayam dan udang, Chef Chia memasukkan bahan berbeda ke dalam dim sum kreasinya seperti bayam dan kaviar.
Ada juga dim sum bagi vegetarian yang terbuat dari sayuran antara lain kentang dan wortel. Selain itu, ada dim sum kare yang digoreng. “Saya senang jika melihat tamu puas terhadap dim sum kreasi saya,” katanya.
Sedangkan Singgasana Hotel Surabaya lebih memilih memadukan antara resep tradisional dengan resep masakan western yang diberi nama menu Fusion dengan beberapa pilihan diantaranya menu bandeng bakar saus lada hitam.
Menu Bandeng Bakar saus Lada Hitam mejadi perpaduan resep menarik yang disuguhkan Chef De Partie Singgasana Hotel Surabaya yakni Chef Chevy.  “Untuk bahan utama menu ini pastinya berupa ikan bandeng yang bisa didapat dari Sidoarjo, bandeng bakar ini juga diolah dari bahan bandeng tanpa duri. Sedangkan bumbu pelengkapnya dipadukan antara bumbu tradisonal dan gaya western,” jelasnya.
Akan tetapi sebelumnya bandengnya direndam terlebih dahulu dalam bumbu bawang putih, kunyit, air jeruk nipis, merica dan garam, sekitar 7-10 menit, agar bumbunya meresap. Setelah direndam baru bandeng dibakar sambil diolesi saus lada hitam.
Dan untuk sausnya dibuat dengan memadukan bawang putih, lada hitam yang ditumis sampai. merona.
Lalu ditambahkan kaldu,  saus, tomat, saus tiram, saus L&P, saus HP, saus A1, gula dan garam sampai mengental.
“Saus lada hitam ini yang jadi pembeda, buat yang biasa makan menu bandeng bakar bisa dicoba bedanya, selain menggunakan saus lada hitam, bisa juga digunakan varian saus lain seperti saus BBQ dan Pesmol.” tambahnya. [riq]

Tags: