Pemkab Mulai Fungsikan Pasar Hewan

Mashudi

Mashudi

Kabupaten Blitar, Bhirawa
Setelah diresmikan oleh Bupati Blitar, H Herry Noegroho, SE, MH dan dibuka untuk umum sejak 2013 lalu, Pasar Hewan Terpadu Srengat siap tampung ratusan hewan ternak masyarakat Kabupaten Blitar dan sekitarnya.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Blitar, Mashudi.
Sebelumnya kondisi Pasar Hewan Terpadu yang berada di Kecamatan Srengat memang relatif sangat sepi bila dibandingkan dengan kondisi pasar hewan lainnya. Untuk itu Pemkab Blitar mulai melakukan banyak pembenahan fisik di Pasar Hewan Baru tersebut agar kondisinya lebih representatif untuk dipakai pedagang berjualan. “Sehingga saat ini sudah ada perubahan dan banyak para pedagang hewan ternak mulai memanfaatkan Pasar Hewan Terpadu Srengat,” kata Mashudi.
Lanjut Mashudi, pembukaan kembali Pasar Hewan Terpadu Srengat mengatakan untuk menumbuhkan keramaian pasar memang perlu usaha ekstra keras dari Pemerintah sendiri yang menggandeng pihak paguyuban. Bahkan pihaknya juga telah tuntas membangun kanopi di area inti penjualan ternak. “Sehingga pedagang bisa merasakan kenyamanan selama berjualan di tempat yang tidak terlalu panas yang sebelumnya belum ada penutup atas seperti Kanopi,” ujarnya.
Bahkan selain itu diakuinya para pedagang memang menolak ditarik retribusi karena kondisi pasar hewan baru ini yang masih sepi dari aktifitas jual beli, sehingga untuk sementara ini Pemkab Blitar harus rela tidak menarik retribusi sepeser pun hingga 5 atau 6 bulan ke depan setelah kondisi pasar benar-benar ramai agar tidak ditinggal oleh pedagang. “Jadi sementara retribusi belum ada penarikan hingga 6 bulan kedepan dan bisa dimanfaatkan para pedagang untuk meramaikan pasar terlebih dahulu,” jelasnya.
Sementara berdasarkan dari data Dinas Peternakan Pasar Hewan Terpadu Srengat dengan pasaran setiap penanggalan Jawa hari Pon ini dibangun sejak tahun 2012 dengan dana bersumber dari  bantuan Pemerintah Propinsi Jatim senilai Rp3,9 miliar. Untuk letaknya tidak berada persis di pinggir jalan utama melainkan menjorok ke dalam desa Dandong Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar dan bersebelahan dengan bangunan RPH yang baru selesai dikerjakan.
Secara terpisah Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, H Abdul Munib, SIP berarap dengan dibangunya Pasar Hewan Terpadu Srengat ini akan mampu meratakan gari perekonomian khususnya perdagangan hewan ternak khususnya berada di kawasan Blitar Barat.
“Seperti di Kecamatan Wlingi atau wilayah Timur Kabupaten Blitar sudah ada Pasar Hewan, sehingga adanya Pasar Hewan Terpadu Srengat akan lebih fokus para perdagangan ternak Blitar barat dan mampu meratakan pertumbuhan perekonomian,” pungkasnya. [htn]

Rate this article!
Tags: