Pemkab Trenggalek Ajukan Lima Ranperda ke Dewan

7-foto C trenggalek-ft penyampaian ranperdaTrenggalek, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali mengajukan lima rancangan peraturan daerah (ranperda) baru untuk dibahas di tingkat panitia khusus DPRD setempat. Penyampaian lima ranperda kali ini dikemas dalam bentuk rapat paripurna.
Lima ranperda tersebut diantaranya masalah penyertaan modal PDAM yang berkaitan dengan rencana turunnya dana hibah dari The Australia Agency for International Development (AusAID), perencanaan pembangunan, tata guna air, serta masalah retribusi perikanan.
Bupati Trenggalek, Mulyadi Wr, menyampaikan ada beberapa peraturan daerah yang mendesak segera dibuat untuk acuan pelaksanaan program pembangunan dengan menyesuaikan kondisi yang ada. “Termasuk perubahan aturan perundangan yang lebih tinggi,” kata Bupati Mulyadi dikonfirmasi usai sidang paripurna.
Kepada pansus DPRD Trenggalek, lima ranperda yang diajukan bisa segera dibahas dan diputuskan oleh DPRD Trenggalek. Sehingga bisa diimplementasikan dalam pelaksanaan program pembangunan daerah setempat hingga beberapa tahun ke depan. “Tentu saja harapan utama kami seperti itu. Secepatnya bisa diaplikasikan untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Trenggalek khususnya,” kata Mulyadi.
Sementara itu, terkait masih banyaknya ranperda yang diajukan sejak awal 2014 dan sampai kini belum ‘terjamah’ di tingkat pansus DPRD karena alasan kesibukan pemilu, Mulyadi menyerahkan mekanisme tersebut ke pihak legislatif. “Kami tidak berkompeten menanggapi masalah tersebut karena itu wilayah DPRD. Harapan pemerintah daerah tentunya ranperda ini bisa segera dibahas dan diputuskan,” jawabnya.
Hingga Awal Mei 2014, sebanyak 23 rancangan peraturan daerah (ranperda) yang diajukan Pemkab Trenggalek sejak awal 2014, mayoritas belum “terjamah” pembahasan di tingkat DPRD Trenggalek, diduga akibat masing-masing anggota dewan sibuk mengurusi pemilu legislatif.
Sekretaris DPRD Trenggalek, Abu Mansyur saat itu membenarkan hal itu dan mengatakan bahwa dari total 23 ranperda yang diajukan pemerintah daerah, hanya beberapa yang sempat ditindaklanjuti pansus (panitia khusus).
Secara simbolis, penyampaian lima nota ranperda langsung diserahkan Bupati Mulyadi kepada Ketua DPRD Trenggalek Drs Hari Langgeng Wiyono didampingi unsur pimpinan yakni H Samsul Anam SE MM Mhum, Hj Miklasiati SE MM serta Lamudji SPD MM. [adi]

Keterangan Foto : Bupati Trenggalek Dr Ir Mulyadi WR MMT menyampaikan nota lima ranperda kepada Ketua DPRD Trenggalek Drs Hari Langgeng Wiyono. [adi/bhirawa]

Tags: