Pimpin PAPPRI Gresik, Sodiq Susano Bertekad Satukan Elemen Pemusik

Ketua DPD PAPPRI Jatim Sastra Harijanto Tjondrokusumo bersama pengurus DPC PAPPRI Gresik yang baru dilantik.

Surabaya, Bhirawa
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Jatim Sastra Harijanto Tjondrokusumo melantik Sodiq Susano sebagai Ketua DPC PAPPRI Kabupaten Gresik 2020-2025.

Usai dilantik Sodiq Susano memiliki tekad untuk menyatukan semua elemen seniman dan musikus berbagai gendre yang ada di kabupaten Gresik. Yang selama ini bercerai berai, tanpa ada induk semang organasasi yang memayunginya.

“Setelah dilantik menjadi salah satu wadah organisasi PAPPRI Gresik ini, kami berharap nantinya para artis penyanyi dan pencipta lagu juga seniman bersatu kembali, untuk memajukan seni dan budaya khususnya para musisi dan penyanyi di Gresik” kata Sodiq, usaik pelantikan di kantor Sekretariatan DPD PAPPRI Jatim Tenggilis, Surabaya Rabu (5/8) sore.

Sementara itu Ketua PAPPRI Jatim Sastra Harijanto Tjinrokusumo, berharap PAPPRI Gresik menjadi lebih berguna dan bermanfaat. Tidak hanya untuk para anggota PAPPRI saja, tetapi untuk seluruh pelaku musik dan masyarakat Indonesia khususya Jatim dan gresik sendiri.

Namun demikian tantangan juga tidak sedikit, sebab seiring perjalanan waktu musik dan industrinya terus berjalan, sehingga berbagai PR seperti kasus pembajakan, perlunya Union Artis, perlunya Undang Undang Musik, dan lain lain yang mendesak untuk segera diwujudkan.

‚ÄúTantangan kepengurusan PAPPRI di kabupaten Gresik dan di Jatim pada umumnya saat ini tidaklah ringan, namun berangkat dari apa yang saya tahu dan apa yang saya lihat bahwa para seniman pemusik, penyanyi, pencipta lagu dan para tokoh tokoh musik di luar sana bisa hidup layak, sementara yang terjadi di kita jauh dari itu, kalaupun ada bisa dihitung dengan jari, atau malah nyaris tidak ada yang 100% hidup dari musik. Apalagi saat ini kita didera dengan pandemi virus Covid-19, hidup mereka (artis,penyanyi, pencipta lagu dan para seniman) bertambah tambah susah”tutur Sastra Harijanto Tjondrokusumo. [wwn]

Tags: