Purmadi: Provinsi Jawa Timur Kekurangan Jumlah Pembina Pramuka

Ketua Kwarda Pramuka Jatim, AR Purmadi (tengah) dan Ketua Kwarcab Pramuka Batu, H.Punjul Santoso (kanan).

Kota Batu, Bhirawa
Jumlah Pembina Pramuka di Jawa Timur saat ini masih jauh dari mencukupi. Banyak Pembina Pramuka yang ada saat ini belum memiliki kualifikasi sebagai pendidik kepramukaan yang berkualitas. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Harian Kwartir Daerah (Kwarda), Drs H.AR Purmadi saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Pramuka Kota Batu yang dilaksanakan di Raung Rapat 3B Balaikota Batu, Kamis (27/12).
Purmadi mengatakan bahwa saat ini 1 orang pembina Pramuka di Jatim harus membina sebanyak 50 anak didik. Padahal seharusnya seorang pembina hanya bisa optimal mendidik sebanyak 20 anak didik saja.
“Sebenarnya di tahun 2018 ini kita menargetkan adanya penambahan jumlah pembina Pramuka. Namun kenyataannya jumlah pembina dan anak didik yang ada saat ini berbanding 1: 50 atau 1 pembina harus menangani 50 anak didik,”ujar Purmadi ditemui di lokasi Muscab.
Minimnya jumlah pembina ini, lanjutnya, akan mengakibatkan kurang optimalnya kualitas output pendidikan kepramukaan. Karena itu ia mengajak seluruh pengurus, mulai Kwartir Ranting, Kwartir Cabang hingga pengurus Kwarda untuk mendorong anggotanya mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) agar jumlah pembina di daerah terpenuhi.
“Saya bersyukur dan memberikan apresiasi kepada Kwartir Cabang Kota Batu yang sudah menggelar Muscab ini. Saya berharap salah satu hasilnya nanti adalah upaya meningkatkan jumlah pembina di Kota Batu,” tambah Purmadi.
Menurutnya, Kwarcab Kota Batu lebih unggul jika dibandingkan dengan Kwarcab lain. Baik dari sisi kompetensi maupun dilihat dari partisipasi anggota Pramuka baik tingkat siaga, penggalang, Penegak hingga Pandega. Hal ini dibuktikan dalam berbagai kegiatan di Jawa Timur, Kota Batu selalu ikut serta dan berprestasi.
Dan menjadi tugas berat Ketua Kwartir Cabang terpilih Kota Batu nanti adalah membangun jembatan komunikasi antara Pramuka dengan Pemerintah. Ada 4 misi yang diemban Pramuka yakni, membentuk karakter, menanamkan nilai agama dan perilaku, menanamkan wawasan kebangsaan, memberikan skill atau kecakapan hidup serta menjaga kerusakan lingkungan.
Adapun dalam Muscab kemarin akhirnya memiliki Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Batu. Dalam sambutannya Punjul mengatakan agar Pramuka bersama Pemkot Batu bisa melaksanakan 7 variabel, salah satunya adalah pemberdayaan UMKM.
“Artinya, Pramuka tidak hanya mencetak para pemimpin, namun juga bisa mampu mencetak pengusaha UMKM yang handal,”ujar Punjul. Dan yang paling penting keberadaan Pramuka dibutuhkan dalam pendidikan karakter. Apalagi saat ini adalah zaman teknologi dimana kecenderungan anak-anak memainkan gadget dan teknologi kekinian. [nas]

Tags: