Sambut Tahun Baru, Pemkot Batu Siapkan Pentas Seni di Desa

Petugas Pos Pelayanan di Alun-Alun Kota Batu nampak terus bersiaga memantau pergerakan wisatawan yang terus berdatangan di alun-alun

Kota Batu,Bhirawa
Pemerintah Kota Batu tidak bisa menghalangi antusiasme wisatawan dari berbagai Daerah yang  ingin melewatkan malam pergantian tahun di Kota Wisata Batu. Karena itu Pemkot bekerja sama dengan berbagai elemen di Desa untuk mengurai kepadatan wisatawan maupun kendaraan di pusat kota dan tempat wisata. Hal ini dilakukan dengan mengadakan pentas seni di tiap Desa dan Kelurahan.
Diperkirakan Puluhan ribu pengunjung bakal memadati Kota Wisata Batu (KWB) pada malam pergantian tahun pada 31 Desember 2018 mendatang. “Dan memang gggak ada larangan wisatawan masuk ke Batu, tapi yang jelas nanti tahun baru mereka harus yang tertib,” ujar Walikota Batu, Dewanti Rumpoko, Sabtu (29/12).
Dan mengacu pada malam pergantian tahun 2017-2018 silam, Pemkot bersama Polres Batu memberlakukan kebijakan khusus. Yakni menetapkan beberapa lokasi sebagai kawasan car free night atau malam bebas kendaraan. Di antaranya, di seputar Alun-Alun Kota Batu dan Balaikota Among Tani Batu.
“Pemkot juga akan menerbitkan surat edaran agar masyarakat berpartisipasi aktif dengan mengadakan kegiatan di lingkungan masing-masing. Bahkan saya meminta tiap kecamatan, desa atau kelurahan ada kegiatan kesenian yang akhirnya keramaian itu bisa terpecah,”jelas Dewanti.
Salah satu titik yang bakal menjadi pusat keramaian pada 31 Desember mendatang yakni di Alun-Alun Kota Batu. Pasalnya, pemkot menggelar agenda Kota Batu Bersholawat bersama Majlis Maulid Wat Ta’lim Riyadlul Jannah di Masjid Agung An Nuur sejak pukul 19.00 WIB. Diperkirakan, sekitar 15 ribu jamaah akan memadati area tersebut. Selain itu titik keramaian juga akan terjadi di Puncak Paralayang sebagai salah satu tempat favorit wisatawan.
Diketahui, 2 hari menjelang perayaan tahun baru, Kota Wisata Batu mulai kedatangan wistawan dari luar daerah. Itu nampak dari arus lalu lintas yang mulai merambat di beberapa titik pada Sabtu (29/12) mulai pukul 09.00 WIB. Beberapa titik arus lalu lintas yang mulai padat di antaranya, Jl.Soekarno atau simpang tiga pendem hingga depan Jatim Park 3, Jl.Gajah Mada atau simpang empat BCA Kota Batu hingga simpang tiga Jl. Brantas menuju Taman Rekreasi Selecta. Serta beberapa titik menuju tempat-tempat wisata di Kota Batu.
Untuk mengatasi adanya kepadatan dan kemacetan tersebut, Polres Batu juga melakukan rekayasa lalin dan penutupan jalan di Alun-Alun Kota Batu. Di mana Polres Batu akan menutup jalur Jl.Semeru, Jl.Gajah Mada, Jl.Sudiro, Jl.Munif, Jl.Kartini dan Jl.Agus Salim.
Dengan pengalihan arus lalin dari jalan Bromo – Kelud – Arjuno – Diponegoro. Sedang dari jalan Diponegoro- WR Supratman kebarat- Ahmad Yani arah BCA di berlakukan satu arah. Dan Simpang empat RS Paru, Simpang tiga Bendo, Simpang empat Pesanggrahan, Simpang tiga Mawar, Simpang tiga Pendem dan sepanjang Jalnn Diponegoro hingga batas SPBU Diponegoro akan di berlakukan Contra Flow.
“Penutupan jalur dan pengalihan arus lalin akan di mulai 31 Desember pukul 15.00 WIB hingga 1 Januari pukul 01.00 WIB. Penutupan arus lalin tersebut dikarenakan adanya Tabligh Akbar bersama Majlis Maulid Wat Ta’lim Riyadlul Jannah di Masjid Agung An Nuur,”ujar Kabag Humas Polres Batu, AKP Supriyanto.(nas)

Tags: