Surabaya Juara Umum Kejurnas Selam Piala Gubernur

Laksamana Pertama TNI Rubiyanto, SE,MM, CHRMP (tengah bawah) dan Ketua Umum POSSI Jatim Mirza Muttaqien (kanan bawah) di Kejurnas selam finswimming Piala Gubernur Jatim 2019 15-17 di Kolam KONI Jatim.

Surabaya, Bhirawa
Kontingen Kota Surabaya mempertahankan tahtanya pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) selam finswimming Piala Gubernur Jatim 2019. Kota Pahlawan menjadi juara umum dengan koleksi 34 emas, 20 perak, dan 14 perunggu pada lomba yang digelar di Kolam KONI Jatim di Jalan Kertajaya Surabaya.
Posisi kedua menjadi ditempati kontingen Kabupaten Pasuruan dengan perolehan medali 26 emas, 11 perak, dan 7 perunggu. Tim selam Banyuwangi menempati peringkat ketiga dengan 12 emas, 11 perak dan 12 perunggu.
Kabupaten Malang menyusul di ranking keempat dengan 12 emas, 11 perak, dan 9 perunggu. Peringkat kelima menjadi milik Kabupaten Bandung Barat dengan 6 emas, 9 perak, dan 2 perunggu.
Ditemui diloklasi lomba, Dewan Penasehat Pengprov Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jatim Laksamana Pertama TNI Rubiyanto, SE,MM, CHRMP berharap Kejurnas Piala Gubernur ini terus digelar agar para atlet terutama junior memiliki kesempatan untuk berlomba.
Apalagi pada Kejurnas kali ini juga diikuti oleh atlet difabel asal Cimahi, Jabar, Rahmad Hidayat. “Saya rasa kita harus memberikan kesempatan pada atlet difabel untuk mengikuti lomba. Selain itu di Kejurnas kali ini juga melombakan nomor mix,” kata Rubiyanto yang juga menjabat sebagai Direktur Umum Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) itu.
Ditemui ditempat yang sama, Ketua Umum POSSI Jatim Mirza Muttaqien mengaku lega karena event ini berjalan dengan lancar. “Alhamdulillah, penyelenggaraan tahun ini luar biasa. Ada 12 provinsi yang ambil bagian tahun ini. Mereka memberikan catatan waktu yang luar biasa. Lebih baik daripada kejuaraan sebelumnya,” katanya.
Kemunculan Surabaya sebagai juara bertahan Piala Gubernur tahun ini memang sesuai dengan prediksi. Hingga saat ini selam Surabaya masih menjadi barometer di Jatim. Sejauh ini Kabupaten Pasuruan yang mampu mendekati Surabaya. “Peta di Jatim sebenarnya merata. Tidak hanya didominasi oleh Surabaya. Pasuruan, Banyuwangi, dan Malang juga berkembang cukup bagus,” imbuh Mirza.
Mirza menambahkan, mulai dipertandingkannya cabang olahraga selam di SEA Games 2019, dan Olimpiade 2020 (eksebisi), membuat cabang ini semakin bergairan. Hal ini memotivasi atlet untuk semakin giat berlatih, dan berprestasi.
“Secara umum Indonesia juga harus lebih siap untuk menghadapi SEA Games maupun Olimpiade 2020,” tutupnya. [wwn]

Tags: