Tiga RS Rujukan Covid 19 Kota Malang Kekurangan Alat Ventilator

foto ilustrasi

Kota Malang, Bhirawa
Tiga Rumah Sakit (RS) rujukan Covid 19, di Kota Malang kekurangan alat ventilator (bantuan pernapasan). Alat tersebut dibutuhkan untuk melakukan treatment kepada pasien Covid-19 kategori suspect dengan gejala berat.

Ketiga RS rujukan tersebut yaitu, RSI Universitas Islam Malang (Unisma), RSI Aisyiah, RST Soepraon. Saat ini ketiga RS rujukan itu sudah mengirimkan surat peminjaman ventilator ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) sebanyak 5 unit.

Rinciannya dari ketiga rumah sakit tersebut membutuhkan sebanyak lima alat ventilator, yaitu RSI Unisma sebanyak dua alat ventilator, RSI Aisyiah dua alat ventilator dan RST Soepraoen dua alat ventilator.

Jubir Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Mu’arif Selasa (15/9), kemarin mengutarakan, pihaknya masih menunggu bantuan dari provinsi pada rumah sakit yang mengusulkan bantuan ventilator.

Sementara itu, untuk empat RS rujukan lain di Kota Malang , lanjut Husnul, yaitu RS Saiful Anwar, RS Lavallete, RS Hermina dan RS Panti Waluyo Sawahan masih belum membutuhkan alat ventilator tambahan.

Husnul menyampaikan, untuk bisa mendapatkan pinjaman alat ventilator dari Pemprov Jatim, rumah sakit bersangkutan harus memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai untuk mengoperasikan alat tersebut.

“Karena (pengoperasian) ventilator itu harus menyiapkan tenaganya juga. Satu ventilator itu kalau shiftnya dua kali berarti kerja 12 jam, itu minimal ada 6 petugas. Lalu berganti ke shift kedua 12 jam, besok masuk lagi. Sehingga satu ventilator harus ada 6 petugas supaya nanti bisa istirahat,” katanya.

Untuk diketahui, ada tiga jenis ruang isolasi di RS rujukan sebagai tempat merawat pasien Covid-19, diantaranya, ruang isolasi bertekanan negatif dengan ventilator, ruang isolasi bertekanan negatif tanpa ventilator dan ruang isolasi biasa. [mut]

Tags: