1.361 Calon Jemaah Haji Kabupaten Bojonegoro Dipastikan Gagal Berangkat

Kepala Kementrian Agama Kabupaten Bojonegoro, M. Syamsuri

Bojonegoro, Bhirawa
Ribuan calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Bojonegoro dipastikan batal berangkat ke tanah suci pada tahun ini. Hal ini berdasarkan keputusan dari pihak Kementerian Agama RI No. 494 tahun 2020 tentang, pembatalan pemberangkatan jamaah haji pada penyelenggaraan haji tahun 1441 hijriah.

Peniadaan pelaksanaan haji pada 2020, atas pertimbangan keselamatan jamaah haji ditengah kondisi pandemi Covid-19 yang melanda sejumlah belahan negara, termasuk Arab Saudi. Dalam Keputusan Tersebut, Kementerian Agama menegaskan bahwa pembatalan pemberangkatan Ibadah haji tahun ini berlaku untuk seluruh Warga Negara Indonesia tanpa terkecuali.

Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, M. Syamsuri mengatakan, membenarkan perihal pembatalan ribuan calon jamaah haji asal Bojonegoro. “Ada sekitar 1.361 CJH asal Bojonegoro dipastikan batal berangkat ke tanah suci tahun ini setelah dikeluarkannya keputusan Menteri Agama RI Nomor 494 Tahun 2020,” ungkapnya, kemarin (2/6).

Kebijakan tersebut salah satunya untuk mencegah penyebaran virus Corona (covid -19) terhadap CJH. “Kami hanya mengikuti aturan pusat. Sekali lagi kami harap jamaah bisa bersabar,” ujarnya.

Diketahui setidaknya ada 1.361 calon jemaah haji asal Bojonegoro yang batal berangkat ke tanah suci pada tahun ini. Sementara itu uang sudah terlanjur dibayarkan akan dikelola langsung oleh Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) dan para jamaah tetap dapat mengambil kembali uangnya jika memang ingin mengambilnya.[bas]

Tags: