1.800 Personel Amankan Pilkades Serentak di Sumenep

7-FOTO OPEN sulSumenep, Bhirawa
Sedikitnya 1.800 personel disiapkan untuk pengamanan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sumenep yang akan berlangsung secara bertahap yakni tanggal 20, 26 November dan tanggal 01 Desember 2014.
Kabid Dokkes Polda Jawa Timur, Kombes Pol dr. Budiyono, MARS mengatakan, 1.800 personel itu terdiri dari jajaran Polres Sumenep, juga di back up oleh Polres Pamekasan 1 satuan setingkat kompi (SSK), dan 4 SSK dari Polda Jatim, termasuk Brimob 2 SSK dan diperkuat oleh instansi samping seperti TNI, Satpol PP dan Linmas.
“Untuk pengamanan pilkades serentak di kabupaten Sumenep ini disiapkan sebanyak 1.800 personel, terdiri dari personel Polres Sumenep, didukung oleh Polres Pamekasan dan dari Polda Jatim,” kata Kombes Pol dr. Budiyono saat berada di Sumenep usai gelar Apel Pengamanan Pilkades serentak, Senin (17/11).
Budiyono mengingatkan, seluruh anggota agar bersikap netral saat pelaksanaan Pilkades, bahkan harus bisa menekan tindakan yang akan memicu terjadinya konflik horizontal di masyarakat. Sebab, ada kedekatan emosional antara calon kepala desa (cakades) dan pendukung dan itu bisa menjadi pemicu.
“Konflik horizontal bisa terjadi karena kedekatan kekerabatan calon dan pemilih. Dari itu tercipta fanatisme yang berlebihan. Jadi, terjadi salah paham sedikit saja, maka akan mudah terjadi konflik horizontal, makanya anggota keamanan harus netral, tidak boleh ada keberpihakan kepada salah satu calon, apalagi sampai menjadi pemicu konflik,” terangnya.
Tingginya jumlah pemilih di setiap desa juga harus menjadi perhatian, sebab hal itu juga masuk bagian dari kerawanan yang memicu terjadinya konflik. Di wilayah Kepulauan ada satu desa yang jumlah pemilihnya mencapai 9 ribu. “Kalau di bandingkan dengan Pilpres atau Pileg yang satu TPS maksimal 600 orang. Ini juga harus menjadi perhatian pengamanan,” imbuhnya.
Lebih lanjut ia menegaskan, yang perlu diwaspadai saat pelaksanaan Pilkades yaitu sabotase, pengrusakan, intimidasi pada panitia dan pemilih seperti dihadang saat akan memberikan hak suaranya. Selain itu, kemungkinan terjadinya money politik saat mendekati pemilihan.
“Aparat keamanan diminta melakukan pendekatan personal pada aparat desa, panitia Pilkades dan para calon serta tokoh masyarakat agar gejala-gejala yang mengarah pada terjadinya konflik bisa diredam lebih dini,” terangnya.
Menjelang pilkades, Polres Sumenep menggelar apel pengamanan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Mapolres Sumenep. Dalam apel tersebut, dihadiri oleh Bupati Sumenep, A Busyro Karim, Wakil Bupati, Soengkono Siddik dan anggota Forpimda Sumenep. [sul]

Keterangan Foto : Sedikitnya 1.800 personel disiapkan untuk pengamanan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sumenep yang akan berlangsung secara bertahap yakni tanggal 20, 26 November dan tanggal 01 Desember 2014.

Tags: