180 Ribu Warga Tulungagung Sudah Vaksinasi Covid-19

Dr Kasil Rohmad

Herd Immunity di Tulungagung Jauh dari Target
Tulungagung, Bhirawa
Warga Tulungagung yang sudah divaksin Covid-19 sampai Selasa (13/7) mencapai 180 ribu orang. Jumlah tersebut masih relatif jauh dari target untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, dr Kasil Rohmad, Selasa (13/7), mengungkapkan capaian 180 ribu warga Tulungagung yang telah tervaksin Covid-19 masih relatif jauh dari target kekebalan kelompok.
“Herd immunity baru tercapai jika warga Tulungagung yang tervaksin mencapai 700 ribu orang. Jumlah tersebut 70 persen dari keseluruhan warga Tulungagung,” ujarnya.
Ia belum bisa memastikan kapan kekebalan kelompok warga Tulunaggung dalam menangkal virus Covid-19 itu akan ltercapai. “Semuanya tergantung dari ketersedian vaksin,” sambungnya.
Soal prediksi herd immunity warga Tulungagung akan tercapai pada akhir bulan Agustus 2021 mendatang bersamaan dengan daerah seluruh Jatim, dr Kasil Rohmad menyatakan kepesimisannya.
Menurut dia, untuk mencapai angka 700 ribu yang tervaksin masih memerlukan waktu yang tidak singkat.
“Memang ada yang dikebut. Daerah lain ada yang sehari 7.000 warganya divaksinasi. Tetapi di Tulungagung rata-rata per hari masih 3.000-an orang,” paparnya.
Sementara itu, terkait semakin meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Tulungagung, dr Kasil Rohmad menyatakan saat ini yang diperlukan adalah meminimkan tingkat penularan virus Covid-19 dengan mengurangi mobilitas warga. “Banyak diam diri di rumah. Jangan sampai menulari orang lain,” tuturnya.
Ia menilai upaya penurunan mobilitas warga Tulungagung yang telah dilakukan da kini baru mencapai 15 persen masih kurang. Masalahnya, saat ini dengan jumlah penurunan mobilitas warga sebasar 15 persen tersebut jumlah kasus Covid-19 masih meningkat. “Itu berarti kurang banyak penurunan (mobilitas)-nya,” terangnya.
Sementara itu, terkait jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang kembali terpapar Covid-19, dr Kasil Rohmad menyatakan dalam sebulan terakhir jumlahnya sekitar 50 orang. Yang terbanyak di saat pemberlakuan PPKM Darurat. “Sekarang masih banyak yang menjalani isolasi,” ucapnya.
Penambahan jumlah nakes yang terkonfirmasi Covid-19 menambah daftar nakes yang terpapar Covid-19 sejak awal pandemi berlangsung. Dinkes Tulungagung mencatat sampai sekarang sudah 425 nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan 11 nakes di antaranya meninggal dunia. [wed]

Tags: