200 Pelajar Ikuti Workshop Open House Fakultas Saintek Umsida

Dekan Fakultas Saintek Umsida saat membuka Open House Fakultas Saintek Umsida yang diikuti ratusan pelajar SMA/SMK.

Surabaya, Bhirawa
Sebanyak 200 pelajar SMA/SMK di Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan dan Pandaan antusias mengikuti workshop yang diselenggarakan dalam Open House Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Pasalnya, ilmu yang mereka dapat kali ini merupakan hal yang baru yang dipelajari.
Hal itu diungkapkan, siswa SMKN 1 Beji Linda Nuriati. Selama mengikuti workshop dari Teknologi Hasil Pertanian (THP) ia bersama ke lima temannya diajak membuat nugget ikan pindang dan kerupuk mentimun. Selain itu juga uji kualitatif borax pada makanan.
“Ini pengalaman baru bagi saya. Karena dari materi yang diajarkan saya belum pernah mencoba sama sekali,” ujar siswa kelas XII ini.
Menurut siswi 18 tahun ini, pengujian kualitatif boraks juga merupakan ilmu baru yang didapat. Pasalnya ia hanya membutuhkan krupuk rambak dengan mencampurkan bahan – bahan yang mudah didapat di dapur.
“Untuk mengetahui kandungan boraks kami tadi diminta untuk menghaluskan dan melarutkan rambak ke dalam aquades selama lima menit. Setelah itu dimasukkan kertas kunyit selama dua menit dan didiamkan hingga kering. Jika hasilnya positif ditandai dengan berubahnya warna kertas kunyit menjadi merah kecoklatan,” jelas dia.
Sementara Itu, Dekan Fakultas Saintek Umsida, Hindarto menuturkan, workshop ini merupakan rangkaian Open House Fakultas Saintek Umsida untuk mengenalkan jurusan dan keahlian di tiap – tiap prodi kepada para pelajar. Ada sekitar enam prodi yang memberikan materi workshop. Seperti Teknik Informatika dengan materk Basic Web, Teknik Mesin dengan materi SolidWorks CAD CAM, Teknik Elektro dengan materi Proteus, materi pembuatan Tanaman Organik daru Agroteknologi, materi AutoCAD dari Teknik Industri dan materi Pembuatan Krupuk Mentimun bumbu kuning serta uji kualitatif boraks dari Teknologi Hasil Pertanian (THP).
“Total ada 200 SMA/SMK se Sidoarjo dan sekitarnya yang mengikuti kegiatan ini. Kedepan kita juga akan menjangkau beberapa sekolah di Jawa Timur. Seperti Surabaya, Banyuwangi, Madiun dan sekitarnya,” katanya. [ina]

Tags: