3.605 Siswa SMA/SMK Kota Mojokerto Ikuti UN

Hariyanto

Hariyanto

[Wali Kota Bakal Sidak dari Luar Ruang UN]
Kota  Mojokerto, Bhirawa
Sebanyak 3.605 siswa SMA/SMK di Kota Mojokerto mengikuti Ujian Nasional (UN) 2014 mulai Senin, (14/4) hari ini hingga Rabu (16/4) mendatang. Peserta UN terdiri atas 1.631 siswa SMA dan 1.974 siswa SMK. Selain itu, ada sejumlah siswa inklusi dan siswa berkebutuhan khusus juga ikut UN. Jumlah itu belum termasuk peserta dari jenjang MA (Madrasah Aliyah). Wali Kota Mojokerto dijadwalkan bakal menggelar Sidak UN meski hanya dari luar ruang UN.
Menurut Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto, Hariyanto, berbagai pendalaman materi dan try out telah dilaksanakan masing-masing sekolah. Begitu juga dengan kesiapan mental siswa dalam menghadapi UN. Ditingkat teknis, berbagai persiapan diantaranya sosialisasi, pendekatan kepada pengawas ruangan, hingga pembekalan dan koordinasi dengan pengawas satuan pendidikan oleh Perguruan Tinggi (PT) sudah dilaksanakan.
”Pagi ini, mulai  pukul 05.30 WIB, naskah UN yang merupakan dokumen negara akan dibuka bersama pengawas satuan pendidikan dan kepolisian dari gudang penyimpanan di Polsek. Baru kemudian serah terima bahan UN dari pelaksana UN tingkat satuan pendidikan ke pengawas ruang dengan disaksikan pengawas satuan pendidikan. Penyerahan dan selama pelaksanaan UN dengan pengamanan Polri,” kata Hariyanto, Minggu (13/4) kemarin.
Setiap ruang UN maksimal diisi 20 peserta. Sedang jumlah paket soal sesuai dengan peserta UN setiap ruangnya. Jadi paket soal yang diterima masing masing peserta berbeda. Menyangkut jadwal UN, jika di tahun 2013  UN SMA/MA dilaksanakan empat hari dengan jumlah mata pelajaran tiap harinya 1-2-1-2, sedangkan di UN tahun 2014, hanya tiga hari dengan jumlah mata pelajaran tiap harinya 2.
”Kriteria kelulusan ujian tahun ini masih sama seperti tahun sebelumnya, yaitu formula gabungan antara nilai UN 60% dan nilai sekolah 40%. Kriteria kelulusan UN dengan rata-rata 5,50 dan nilai tiap mata pelajaran paling rendah 4,00,” papar Hariyanto.
Sementara itu, Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus, dipastikan akan melakukan Sidak pelaksanaan UN di sejumlah SMA/SMK. Namun, orang nomor satu di Kota Mojokerto ini tidak diperbolehkan masuk ke dalam ruang ujian. Cukup hanya melihat dari luar ruang ujian saja. ”Insya Allah Walikota akan Sidak di sejumlah sekolah (SMA/SMK) terkait pelaksanaan UN SMA sederajat yang dimulai besok hari ini,red),” ujar  Hariyanto.
Sesuai ketentuan, petinggi daerah  tak bisa memasuki ruang ujian. Aturannya demikian, yang diperbolehkan masuk hanya pengawas dari unsur guru dan dari satuan pengawas pendidikan.
Ketentuan Sidak pejabat yang ditelurkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) itu, menurut Hariyanto, agar peserta UN lebih konsentrasi menyelesaikan setiap mata ujian. Sementara menyangkut pengawasan, selama ujian berlangsung, baik pengawas maupun siswa dilarang ponsel genggam ke ruangan. ”Peserta dan pengawas ruang tak perbolehkan membawa hanphone atau alat komunikasi lainnya,” tandas Hariyanto.
Bahkan, lanjut dia, pengetatan pengamanan pelaksanaan UN termasuk pencermatan terhadap tempat duduk siswa, pengawas ruang, gerak-gerak siswa dan panitia. Kamar kecil (WC) sekolah juga tak luput dari pengawasan. ”Pemantapan pengamanan itu merupakan ketentuan pusat,” imbuh dia.
Untuk pengamanan dari polisi, Hariyanto mengatakan, polisi yang melakukan pengawasan saat pelaksanaan ujian tidak mengenakan seragam. ”Pengawasan di ruang ujian tetap dilakukan pengawas. Polisi tak akan masuk ruangan ujian namun tetap di komplek sekolah. Itu pun tidak boleh menggunakan seragam,” ujarnya. [kar]
Jadwal UN SMA/MA:
Senin, 14 April 2014: Bahasa Indonesia dan Bilogi (IPA)-Geografi(IPS)-Sastra (Bahasa)-dan MA (Hadis)
Selasa, 15 April 2014: Matematika dan Kimia (IPA)-Sosiologi(IPS)-Antoropolgi (Bahasa)-Fikih(MA).
Rabu, 16 April: Bahasa Inggris dan Fisika(IPA)-ekonomi(IPS)-Bahasa Asing (Bahasa)-Tafsir (MA).

Tags: