310 Peserta Lolos SNMPTN Unej Belum Verifikasi

imagesJember, Bhirawa
Sebanyak 310 peserta dari 2.560 peserta yang lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Universitas Jember belum melakukan verifikasi data secara daring atau online hingga batas akhir penutupan verifikasi tersebut.
“Peserta SNMPTN yang diterima atau lulus seleksi di Unej wajib melakukan pengisian data secara online melalui laman https://sister.unej.ac.id/site/calon mahasiswa pada¬† 2-6 Juni 2014, namun hingga batas akhir tercatat sebanyak 2.250 peserta yang sudah melakukan verifikasi,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi Unej Sudarko, Rabu (18/6).
Selain melakukan verifikasi secara daring, lanjut dia, peserta dan orangtua juga wajib melakukan daftar ulang atau verifikasi final yang dilaksanakan di Gedung Soetardjo dan Gedung PKM Unej pada Selasa hingga Rabu (18/6) kemarin  dengan membawa persyaratan administrasi dan tidak dapat diwakilkan.
“Hingga siang ini tercatat sebanyak 1.996 peserta yang sudah melakukan verifikasi final di dua tempat verifikasi yang sudah ditentukan Unej, namun jumlah tersebut diprediksi akan bertambah karena proses verifikasi tersebut masih berlangsung,” tuturnya.
Menurut dia, pelaksanaan verifikasi peserta SNMPTN yang digelar pada Selasa (17/6) sempat terkendala karena terjadi dua kali pemadaman listrik oleh PLN, sehingga data penyimpan (server) dalam sistem informasi SBMPTN Unej juga mengalami gangguan dan tidak dapat diakses.
“Kejadian tersebut menyebabkan banyak peserta yang sudah antre untuk proses verifikasi SNMPTN terpaksa harus ditunda dan dilayani hari ini, sehingga hingga siang ini tercatat sebanyak 1.996 peserta yang sudah melakukan verifikasi final,” katanya.
Kendati demikian, lanjut dia, pihak Unej tetap memberikan kesempatan kepada peserta yang belum melakukan verifikasi secara online untuk melakukan verifikasi final dan hanya bisa dilayani di Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi. “Kurang lebih ada sekitar 50 peserta yang memanfaatkan kesempatan itu pada Selasa (17/6) dan hari ini (kemarin) jumlahnya tidak terlalu banyak seperti hari pertama verifikasi final,” ujarnya.
Sebanyak 2.560 peserta dinyatakan lolos SNMPTN di Universitas Jember pada 2014 dan sebanyak 860 peserta di antaranya merupakan peserta jalur Bidikmisi dari keluarga yang kurang mampu.
Sementara itu sebanyak 740 peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Jember (Unej) dinyatakan gugur karena tidak hadir dalam ujian yang digelar, Selasa (17/6).
“Peserta yang tidak hadir dalam ujian SBMPTN secara otomatis dinyatakan gugur, meskipun yang bersangkutan mengikuti salah satu ujian tulis baik itu tes potensi akademik maupun Soshum atau Saintek,” kata Kepala Humas dan Protokol Unej Agung Purwanto, Rabu (18/6).
Jumlah peserta SBMPTN Unej yang tercatat di Panitia Lokal (Panlok) 58 Jember sebanyak 10.772 peserta dengan rincian kelompok Sains dan Teknologi (Saintek) sebanyak 4.169 orang, kelompok Sosial Humaniora (Soshum) sebanyak 4.153 orang, dan kelompok Campuran sebanyak 2.450 orang.
“Pada jam pertama untuk ujian kelompok Saintek tercatat sebanyak 242 peserta tidak hadir dan begitu juga pada jam kedua untuk ujian tes potensi akademik, jumlah peserta yang tidak hadir sama, sehingga jumlah peserta yang hadir sebanyak 3.927 orang,” tuturnya.
Sedangkan pada kelompok Campuran, jumlah peserta yang tidak hadir pada jam pertama sebanyak 200 orang dan pada jam kedua jumlahnya berkurang menjadi 193 orang, sedangkan pada jam ketiga jumlah peserta yang tidak hadir bertambah menjadi 202 orang.
Untuk kelompok Soshum pada jam kedua tercatat jumlah peserta yang tidak hadir sebanyak 289 orang dan pada jam ketiga jumlah yang tidak hadir meningkat menjadi 296 orang.
“Dengan demikian, jumlah peserta yang dinyatakan gugur sebanyak 740 orang dengan rincian sebanyak 242 peserta kelompok Saintek, 202 peserta kelompok Campuran, dan sebanyak 296 peserta kelompok Soshum,” ucap pengajar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) itu. [efi,ant]

Tags: