50 Guru PAUD Dilatih PAUD Plus

Pendidikan PAUD plus bagi 50 guru di Paiton. [wiwit aggus pribadi]

Kecamatan Paiton Komitmen Bebas Stunting
Probolinggo, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Probolinggo terus melakukan gebrakan mengurangi jumlah Stunting di wilayahnya, kali ini di Kecamatan Paiton bersama Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Paiton dan Himpaudi (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini) Kecamatan Paiton berkomitmen agar ke depan Kecamatan Paiton bebas stunting.
Upaya ini dilakukan dengan memberikan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Pendidik PAUD Plus se-Kecamatan Paiton di Resto and Cafe Pantai Bohay Desa Binor Kecamatan Paiton, Senin hingga Jum’at (19-23/10).
Diklatsar disupport Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa se-Kecamatan Paiton ini diikuti 50 orang yang terbagi dalam dua kelas. Mereka berasal dari unsur guru PAUD dari 20 desa se-Kecamatan Paiton. Masing – masing desa mengirimkan dua orang guru PAUD, serta 10 orang guru PAUD dengan biaya mandiri. Diklatsar yang didanai dari Dana Desa (DD) ini dibuka secara resmi oleh Camat Paiton Muhamad Ridwan didampingi Pendamping Desa Kecamatan Paiton selaku Ketua Panitia, Yuliadi.
Camat Ridwan memberikan apresiasi terhadap BKAD dan Apdesi Kecamatan Paiton yang masih menganggarkan kegiatan untuk pelayanan sosial dasar, terutama yang berkaitan dengan penanganan stunting. Sebab tidak semua kecamatan ada dan bisa melaksanakan kegiatan itu.
“Terus terang memang arahnya kegiatan ini berupa pendidikan dan pelatihan dasar terhadap guru PAUD, tetapi fokusnya lebih kepada penurunan angka stunting. Targetnya ke depan memang tidak ada kasus stunting di Kecamatan Paiton,” katanya.
Camat Ridwan berharap agar kegiatan yang sudah tersentuh melalui Dana Desa ini bisa dilaksanakan secara istiqomah. Terlebih semangat dari masyarakat di Kecamatan Paiton yang luar biasa. Semangat ini apabila juga didukung oleh desa tentunya akan semakin luar biasa.
Sementara Pendamping Desa Kecamatan Paiton, Yuliadi mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru PAUD. Karena guru PAUD yang profesional adalah guru yang memiliki empat standar kompetensi dalam dirinya meliputi pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional.
Melalui kegiatan ini Yuliadi berharap para guru PAUD bisa berkontribusi dalam penanganan stunting, dan bisa melakukan pembelajaran yang kondusif sesuai dengan perencanaan. Sebagai tindak lanjut nanti ada tugas mandiri selama satu bulan untuk menghasilkan best practice, sehingga mempunyai inovasi baru yang harus dilakukan terkait PAUD dan stunting.
“Kami menghimbau kepada para guru PAUD agar bisa bersinergi dengan desa dan berkontribusi bagi dirinya sendiri, dan orang lain dalam penanganan stunting melalui kegiatan PAUD dan Posyandu di desanya masing – masing,” tuturnya.
Para guru PAUD ini mendapatkan sejumlah materi dari beberapa narasumber. Diantaranya, Gizi dan Stunting dari Dinas Kesehatan, Gizi dan Pengasuhan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB, Ke-PAUD-an dari Dinas Pendidikan serta Regulasi PAUD dan Stunting dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Selanjutnya, Pendampingan Kelembagaan PAUD dari Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar Kabupaten Probolinggo, Penanganan Covid 19 dari Polsek Paiton serta Perencanaan Penganggaran Desa Terkait Stunting dari Apdesi Kecamatan Paiton.
Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo, Santiyono mengungkapkan, wujud aksi ketiga dalam tahapan integras pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi dan sosialisasi rencana pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi untuk dituangkan ke dalam dokumen perencanaan tahun 2021/RKPD 2021 ke dalam 44 lokus tahun 2021 yang terdiri dari 17 kecamatan dan 44 desa.
“Selain itu, mendeklarasikan komitmen pemerintah daerah dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi, serta membangun komitmen publik dalam kegiatan penurunan stunting secara terintegrasi,” ungkapnya.
Santiyono menerangkan kondisi prevalensi stunting berdasarkan hasil Riskesdas tahun tahun 2018 sebesar 39,9% dan berdasarkan bulan timbang per bulan Agustus 2019 sebesar 16,37% atau sejumlah 13.206 Balita stunting. [wap]

Rate this article!
Tags: