50 Orang Warga Sidomulyo Kota Mojokerto Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19

Gugus tugas covid-19 sedang mengevakuasi warga sidomulyo yang terpapar.

Kota Mojokerto. Bhirawa
Seiring dengan meningkatnya warga Kota Mojokerto yang terpapar virus Covid-19.Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto melakukan jemput bola dengan menggelar tes swab massal terhadap 96 warga Sidomulyo Gang 3 dan Sidomulyo Gang 4, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon.Kota Mojokerto, Rabu (16/6).

Juru bicara satgas Covid19 kota mjk sekaligus PIC (person in charge) Komunikasi Publik Vaksinasi Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, dari hasil tes swab massal terhadap 96 orang, diperoleh hasil 50 positif Covid-19. Dengan rincian 44 orang positif dari hasil tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR) dan 6 orang dari hasil rapid tes antigen.

“Test swab tersebut merupakan standar baku pemerintah untuk diagnose Covid-19. Tes ini merupakan bagian dari 3T (testing, tracing, treatment) sebagai metode skrining bagi mereka yang terpapar maupun berisiko tinggi terinfeksi Covid-19, memiliki riwayat kontak, atau berisiko tinggi,” terang Gaguk.

Lebih jauh Gaguk memaparkan kronologi dan perkembangan kasus Covid-19 Sidomulyo. Tanggal 11 Juni 2021, seorang warga Sidomulyo Gang 3 meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19. Selang sehari kemudian, 12 Juni 2021, seorang warga Sidomulyo Gang 4 meninggal dunia, juga dengan status terkonfirmasi positif Covid-19.

“Pada tanggal 13 Juni 2021 diketahui 5 orang mengalami gejala yang mengarah kepada covid-19 dan dilakukan swab, didapat hasil 1 orang positif melalui rapid antigen dan 4 orang positif melalui tes swab PCR,” terangnya.

Kemudian, kata Gaguk lebih lanjut, pada tanggal 14 Juni 2021 dilakukan tracing diketemukan 39 orang warga Sidomulyo Gang 4 terindikasi melakukan kontak erat baik dengan 5 org tersebut maupun 2 orang yang meninggal sebelumnya.

Hasil tracing dari 39 orang tersebut dilakukan swab dengan hasil 35 orang dinyatakan positif, 2 orang negatif, 2 orang sample nya invalid atau tidak keluar hasil, lalu akan dilakukan swab ulang.

Gaguk yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto lebih jauh mengatakan, pada tanggal 15 Juni 2021 dilakukan tracing lanjutan terhadap 52 orang diidentifikasi kontak erat ,27 orang berasal dari Sidomulyo Gang 4 dan dilakukan rapid antigen hasilnya 4 orang positif, serta 25 orang dari Sidomulyo Gang 3 dengan hasil 1 orang positif rapid antigen.

Hingga saat ini jumlah warga yang telah ditracing sebanyak 96 orang warga berasqrkan Swab pertama atas kasus 2 warga yang meninggal serta berdasrkan tes swab PCR terhadap 5 orang. Kemudian dari hasil tracing 96 orang yang terindikasi kontak erat diperoleh hasil 50 positif, dengan rincian tes swab PCR 44 orang positif, dan rapid antigen 6 orang positif.

Agar kasus Covid-19 Sidomulyo tidak semakin menyebar, kata Gaguk, Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto mengambil sejumlah langkah.

Selain melakukan 3 T secara masif hingga memastikan seluruh warga yang terindikasi kontak erat telah di tracing, juga mengevakuasi warga untuk melakukan isolasi di Rusunawa Cinde bagi yang tidak bergejala atau bergejala ringan dan isolasi di RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo bagi yang bergejala sedang atau berat.

Selanjutnya, melakukan pembatasan aktivitas warga dengan menutup akses keluar masuk lingkungan dan dijaga TNI, Polri dan Satpol PP serta memberikan suplay vitamin.

Juga mendirikan dapur umum guna memenuhi kebutuhan pangan warga lingkungan Sidomulyo, memberikan vitamin bagi warga setempat.

“Untuk itu kami menghimbau agar masyarakat tetap waspada, karena virus Covid 19. masih berada disekitar kita sehingga prokes harus tetap dilaksanakan dgn baik dan benar. Bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi agar segera mendaftar untuk mengikuti vaksinasi,” pesannya. (Min)

Tags: