58 Pekerja Migran Indonesia Telah Tiba di Kabupaten Jombang

Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab saat mengunjungi seorang PMI asal Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang di Puskesmas Blimbing, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Senin (10/05) yang lalu. [arif yulianto/bhirawa].

Jombang, Bhirawa
Sebanyak 58 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Jombang yang selama ini bekerja di beberapa negara di luar negeri seperti Malaysia, Singapura, dan Hongkong telah tiba di Kabupaten Jombang. Angka ini merupakan update data PMI yang tiba di Kabupaten Jombang per tanggal 16 Mei 2021 yang didapatkan wartawan dari Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno melalui pesan Whats App Telepon Selulernya, Senin (17/05).

“Yang saat ini masih menjalani lanjutan karantina mandiri di Puskesmas sebanyak 8 orang yang berada di Puskesmas Bandar Kedungmulyo, Mojowarno, dan Cukir, semuanya dinyatakan negatif dari Virus Covid-19,” tulis Budi Winarno.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang, Akhmad Jazuli mengatakan, dalam hal ini, Pemkab Jombang telah melakukan penjemputan kepada para PMI di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

“Mereka sudah isolasi 2 hari di Sukolilo, di Jombang 3 hari. Kita tempatkan di Puskesmas isolasinya. Karena di Puskesmas ada dokternya, ada ruang tersendiri, dekat dengan rumahnya. Kalau mereka dari Ngoro, di Puskesmas Ngoro, kalau dari Ploso, ya di Puskesmas Ploso,” beber Sekdakab Jombang.

Sementara itu sebelumnya, Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang juga telah mengunjungi seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) warga Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang yang tengah menjalani karantina lanjutan di Puskesmas Blimbing, Gudo, Jombang, Senin siang (10/05). PMI tersebut selama 2 tahun terakhir ini bekerja di Johor, Malaysia.

Bupati Jombang menyebutkan, kondisi PMI ini sehat dan dinyatakan negatif Covid-19 dari hasil Swab tesnya.

“Alhamdulillah negatif dan Insya Allah besok sudah kembali ke keluarga,” ungkap Bupati Jombang.

Saat itu, tercatat dari tanggal 13 April 2021 hingga tanggal 09 Mei 2021 sebanyak 49 PMI asal Kabupaten Jombang telah kembali ke Kabupaten Jombang. Mereka berasal beberapa negara tempat mereka bekerja, seperti Malaysia, Singapura, maupun Hongkong.

Bupati Mundjidah Wahab menandaskan, Pemerintah Kabupaten Jombang telah memberikan penanganan terhadap kepulangan para PMI asal Kabupaten Jombang.

“Dari 14 Puskesmas di Jombang sudah siap untuk (melaksanakan) isolasi ketika dari Surabaya dua hari, kemudian tiga harinya di Kabupaten Jombang, dan kita tempatkan di Puskesmas, kita sebar sesuai daerah asal,” papar Bupati Jombang.

Bupati Mundjidah Wahab memastikan bahwa, para PMI ketika menjalani karantina lanjutan di Puskesmas-Puskesmas ini tanpa dikenakan biaya atau gratis. Selain itu, biaya penjemputan dari tempat karantina di Surabaya pun sudah ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Jombang.

“Selama dirawat gratis, semuanya, sampai Swabnya pun semua sudah ditanggung oleh pemerintah,” tandasnya.

Pada waktu itu, Bupati Mundjidah Wahab juga memberikan bantuan masker dan vitamin kepada PMI yang tengah menjalani karantina ini.

Kepada PMI bernama Bakri (34) ini, Bupati Mundjidah Wahab juga memberikan pesan agar ia tetap menjaga dan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Pencegahan Covid-19 di manapun berada, tak terkecuali ketika sudah kembali ke keluarganya.(rif)

Tags: