62 Santri di Jember Jadi Pemilih ‘Siluman’

Kab Jember, Bhirawa
Sebanyak 62 santri di Desa Suger Kidul, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dilaporkan petugas pengawas lapangan kepada Panitia Pengawas Pemilu sebagai pemilih ‘siluman’. Dahlia, salah satu anggota Panwaslu Jember, mengatakan, 62 orang santri ini tidak tercantum di daftar pemilih tetap (DPT) di salah satu tempat pemungutan suara di desa itu.
“Namun mereka mendapat surat undangan untuk mencoblos (C-6). Surat undangan ini diberikan oknum kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) kepada salah satu pengurus pesantren tanpa ada nama,” kata Dahlia, Kamis (10/4). Pengurus pesantren itu lantas menuliskan nama-nama santri yang akan mencoblos. “Semua nama itu tidak tercantum di DPT, namun tetap bisa mencoblos,” kata Dahlia.
Dahlia belum tahu apakah ada santri yang belum cukup usia yang mencoblos. “Yang jelas mereka juga tidak memiliki lembar A-5 (lembar pindah bilik bagi pemilih dari luar kota),” katanya. Mereka akhirnya bisa mencoblos pada hari pemungutan suara, Rabu (9/4) tanpa ada yang mencegah. PPL baru mengetahui ada kejanggalan setelah rekap suara selesai.
Panwaslu Jember menginstruksikan kepada Panwaslu Kecamatan Jelbuk untuk menyelidiki kasus itu sampai tuntas. “Jangan dikembangkan dulu berlebihan,” kata Dahlia. [efi]

Tags: