93.200 Buruh Bojonegoro Tercover BPJS Ketenagakerjaan

Terlihat sejumlah pengunjung sedang-antre dikantor BPJS ketenagakerjaan-setempat. [bas/bhirawa]

Terlihat sejumlah pengunjung sedang-antre dikantor BPJS ketenagakerjaan-setempat. [bas/bhirawa]

Bojonegoro, Bhirawa
Kabid pemasaran Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagaakerjaan Bojonegoro Fauzan, mengatakan, jumlah perusahaan di Bojonegoro yang telah melindungi karyawannya baru terkaver BPJS sebanyak 18.931 orang dari jumlah tenaga kerja Formal di Bojonegoro 112. 131 orang.
Artinya, kata dia, masih terdapat sekitar 93.200 tenaga kerja di Bojonegoro yang belum menjadi peserta. Menurutnya, banyaknya tenaga kerja yang belum terdaftar di BPJS disebabkan kebijakan perusahaan yang mempekerjakan. “Penyebab terbesar memang karena perusahaannya sendiri yang enggan mendaftarkan karyawan,”  jelasnya.
Alasanya, lanjut Fauzan. Menjadi peserta BPJS dianggap hanya membebani keuangan perusahaan. Sebab harus membayar premi kepada BPJS setiap bulan. Padahal, menjadi peserta BPJS adalah hak karyawan. Sebab, jika terjadi kecelakaan kerja, perusahaan tidak perlu lagi menanggung biaya pengobatan. ” Karena semua biaya akan ditanggung oleh BPJS. Jadi, ini sebenarnya sangat meringankan perusahaan,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Fauzan, perusahaan hanya mendaftarkan sebagian karyawanya saja. Alasanya, karyawan yang belum didaftarkan belum menjadi karyawan tetap. Sehingga, perusahaan berfikiran tidak perlu mendaftarkannya.
Padahal, meskipun bukan karyawan tetap di perusahaan tersebut, harus tetap didaftarkan sebagai peserta BPJS. Sebab, ikut BPJS adalah hak pekerja. Bahkan, hak tersebut harus diberikan sejak mulai aktif bekerja di perusahaan tersebut. “Inilah yang harus dipahami oleh semua perusahaannya,” tandasnya.
Fauzan menambahkan, Pihak BPJS Ketenagakerjaan sudah berkali-kali mengingatkan perusahaan agar mendaftarkan semua karyawannya, baik yang masih magang maupun yang sudah benar-benar karyawan. “Sebab, hal tersebut penting untuk menjamin hak-hak tenaga kerja selama bekerja,” pungkasnya. [bas]

Tags: