98 Persen Jalan di Kota Madiun dalam Kondisi Mantab

Sekarang ini, jalan di Kota Madiun 98 persen kondisinya mantab alias cukup mulus. Baik jalan protokol maupun jalan lingkungan di permukiman masyarakat.Jika ada rusak ringanpun segera dilakukan perbaiki. [sudarno/bhirawa]

Kota Madiun, Bhirawa
Jalan di Kota Madiun 98 persen kondisinya mantab alias cukup mulus. Baik jalan protokol maupun jalan lingkungan di permukiman masyarakat. Bahkan, nyaris tidak ada jalan dalam kondisi rusak berat. Rusak ringanpun sesegera mungkin dilakukan perbaiki.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Madiun Thariq Megah menyebut jalan dalam kondisi baik di Kota Madiun tercatat 98 persen. Artinya, jalan kurang mantab di Kota Pendekar hanya berkisar 2 persen dari total panjang jalan yang ditangani Pemerintah Kota Madiun.

”Total jalan yang kita tangani sepanjang 433,095 kilometer. Dan 98 persen di antaranya dalam kondisi mantab,” kata Thariq Megah menjelaskan, Selasa (29/11).

Pun, jalan kurang mantab itu bukan jalur strategis. Salah satunya, jalan di tepi Kalisono dan juga rintisan jalan penghubing lapak. Seperti jalur penghubung Lapak UMKM Kelurahan Manisrejo dan Banjarejo. Jalur rintisan tersebut masih berupa tanah. Namun, ke depan jalur-jalur tersebut juga akan tersentuh pengaspalan juga.

”Tentu akan kita masukkan list. Mendapatkan akses jalan yang layak itu kan hak masyarakat. Kita berupaya memenuhi itu, di Kota Madiun gang saja sudah berpaving tiga dimensi,” ungkapnya.

Maklum Pemerintah Kota Madiun menggelontorkan anggaran cukup besar untuk urusan jalan tersebut. Mulai dari peningkatan kapasitas jalan, pembangunan dan pelebaran, pengaspalan hingga perawatan rutin. Seperti diberitakan sebelumnya, setidaknya ada 34 ruas jalan yang dilakukan pengaspalan di APBD perubahan tahun ini.

Puluhan ruas tersebut terbagi dalam empat paket dengan total panjang 7,372 kilometer. Anggarannya mencapai Rp 4,4 miliar lebih. Sedang di APBD murni juga ada empat paket pengaspalan jalan dengan panjang total 9,178 kilometer. Anggarannya, Rp 11 miliar lebih. Jumlah ruas jalannya mencapai 64 ruas.

”Kalau yang sifatnya perawatan, kami upayakan maksimal 2×24 jam sudah tertangani. Baik berupa pemasangan rambu peringatan dan penambalannya,” ungkapnya.

Perawatan tersebut bisa berupa jalan berlubang dan lainnya. Perawatan rutin dianggarakan Rp 300 juta setahun. Rp 200 juta ada di APBD murni dan sisanya ada di APBD perubahan. Melalui anggaran perawatan ini. Tak heran, jalan-jalan di Kota Madiun tetap terjaga mulus.

Thariq menyebut terdapat tim konsultan yang bertugas melakukan inspeksi jalan. Selain itu, pihaknya memiliki tim pemeliharaan jalan sebanyak 22 orang.

”Jadi tidak hanya berangkat dari laporan masyarakat, tim kita setiap hari keliling untuk meninjau kondisi jalan,”katanya. [dar.gat]

Tags: