Agar Warga Tak Takut, KPU Trenggalek Lakukan Rapid Test Petugas Pilkada

Agar Warga Tak Takut, KPU Trenggalek Lakukan Rapid Test Petugas Pilkada

Trengalek,Bhirawa
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek melakukan rapid test atau tes cepat Covid-19 pada seluruh petugas pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Langkah tersebut dilakukan sebagai salah satu penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam tahapan Pilkada.

Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Gembong Derita Hadi mengungkapkan KPU Kabupaten Trenggalek telah menjalani pemeriksaan rapid test sebelum bertugas dalam tahapan Pilkada 2020.

“KPU telah melakukan rapit test mulai dari PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), PPS (Panitia Pemungutan Suara), PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih), bahkan juga petugas penyelenggara pemilu dari KPU,” ujarnya.

Gembong menyebutkan peserta yang ada di KPU ada 155 terdiri dari peserta dari KPU 43 dan 43 orang yang dari PPK 112 orang.

“Sedangkan PPS, PPDP, dilakukan repit test di setiap kecamatan yang tersebar di 14 Kecamatan, dan dilakukan selama 2 hari,” ungkapnya.

Lebih lanjut Gembong menambahkan dengan dilakukan rapit test, terutama pada PPDP yang akan melakukan pendataan dari rumah ke rumah, agar masyarakat tidak ada kekawatiran masyarakat kepada petugas di waktu coklit.

“Bahwa kami penyelenggara Pilkada terbebas dari Covid- 19, jadi masyarakat jangan takut dengan petugas kami. Harapan kami agar masyarakat bisa tenang karena PPDP ini petugas coklit dalam upaya pencocokan dan penelitian yang akan dilakukan dari rumah ke rumah,” katanya.

Masih kata Gembong untuk menghindari penularan corona, petugas juga wajib mengenakan masker, faceshield dan hand sanitizier.

“Sesuai prosedur kami, selain dalam menentukan PPDP dilakukan dengan rapit test, saat bertugas juga dilengkapi dengan APD seperti pelindung wajah, sarung tangan , masker dan handsanitaizer,”imbuhnya.

Selanjutnya ia berharap ada petunjuk teknis untuk petugas KPPK sehingga wacana lakukan rapid test saat mendekati hari H bisa dilakukan.

“Rapit test akan dilakukan di awal pembukaan dan mendekati hari H karena anggaran kami yang kesana belum kami terima ya masih kami tunggu, tapi paling tidak KKPS kalau memang itu ada anggaran dan ada petunjuk tekinis maka rencananya juga dilakukan repit test,” tutupnya. [wek]

Tags: