Ahmad Zaini: ASN Harus Jadi Contoh Cegah Narkoba

ASN di salah satu OPD Pemkab Sidoarjo ketika menjalani tes urine. [alikus/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Bahaya pemakaian Narkoba harus terus disosialisasikan kepada masyarakat khususnya para ASN Sidoarjo. Sebab, peredaran Narkoba di tengah masyarakat dinilai sudah tinggi dan memprihatinkan.

Menurut Sekda Kab Sidoarjo, Drs Ahmad Zaini, penyalahgunaan Narkoba kini telah merambah pada semua lapisan status sosial masyarakat. Mulai dari yang kaya hingga yang miskin. Dan dari dewasa hingga usia anak-anak.

“Karena itu kita semua harus berperang melawan Narkoba. Maka itu, saya sangat mendukung sekali adanya sosialisasi untuk mencegah bahaya Narkoba,” komentar Ahmad Zaini, belum lama ini.

Mencegah bahaya Narkoba, menurut Zaini, harus dilakukan secara masif dan bersama-sama. Dirinya yakin, pihak BNNK Sidoarjo tidak akan mampu melakukannya sendirian.

ASN di Kab Sidoarjo yang menjadi contoh di tengah kehidupan bermasyarakat, ia perintahkan harus bisa menjadi contoh yang baik pula, dengan tidak menjadi pemakai apalagi sebagai pengedar Narkoba.

Diakui, sempat ada oknum ASN yang telah diberikan sanksi karena malah menjadi pemakai dan pengedar Narkoba. Semuanya, kata Zaini, sudah diberikan sanksi hukum. Supaya bisa menjadi efek jera dan tidak sampai ditiru oleh para ASN Sidoarjo lainnya.

Zaini memberikan nasehat supaya ASN Sidoarjo pandai-pandai dalam memilih teman pergaulan. Karena penyalahgunaan Narkoba awalnya timbul dari hubungan pergaulan.

Menurut Zaini, pilihlah teman yang tidak sampai menjerumuskan. Salah satunya masalah Narkoba. Karena memakai Narkoba justru akan menghancurkan masa depan. Baik diri sendiri maupun keluarga.

Sementara itu, Kepala BNNK Sidoarjo, AKBP Drs Toni Sugiyanto menambahkan saat ini wilayah Kab Sidoarjo sudah menjadi daerah transit peredaran Narkoba.

Dirinya mengumpamakan, kondisi Kab Sidoarjo saat ini sama dengan negara Indonesia yang juga menjadi negara transit Narkoba. Dari Australia ke Malaysia. Kini malah sudah habis lebih dulu di Indonesia.

Salah satu tempat yang dijadikan transit Narkoba adalah lewat Bandara Juanda. Setelah di Bandara mulai diketati, kini mulai lewat jalur laut.

Dikatakan Toni, karena telah menjadi daerah transit, hampir semua desa di wilayah Kab Sidoarjo telah dimasuki peredaran Narkoba. Saat pihak BNNK mengumpulkan para Kades se Kab Sidoarjo, mereka membenarkannya.

Khusus di kalangan ASN Sidoarjo, dirinya berharap kalau ada anggarannya semua OPD di Kab Sidoarjo bisa melakukan deteksi dini dan pencegahan Narkoba dengan menggelar kegiatan tes urine kepada pegawai. [kus]

Tags: