Ajak Masyarakat Patuhi Prokes

AKBP EG Pandia

AKBP EG Pandia
Jajaran pemerintah terus bekerja keras untuk melakukan berbagai upaya penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19, khususnya di Kabupaten Bojonegoro. Salah satunya seperti yang dilakukan Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia.
Kerja keras tersebut harus dilakukan karena, menurut Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, saat ini Kabupaten Bojonegoro masuk zona merah bersama lima Kabupaten lainnya yakni Tulungagung, Kediri, Tuban, Kota Malang dan Banyuwangi.
Kasus terkonfimasi positif Covid-19 secara akumulasi di Kabupaten Bojonegoro berdasarkan data sebaran zonasi Covid-19 di Jawa Timur, kembali menembus angka 1.160 pada, Sabtu (26/12). Sedangkan dalam zonasi di tingkat Provinsi Jawa Timur Kabupaten Bojonegoro pada peringkat ke-7 dengan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 276. ” Kabupaten Bojonegoro saat ini peringkat ke-7 di Jawa Timur dengan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 276,” jelas Kapolres.
Lanjut Kapolres, bahwa upaya yang dilakukan oleh Polres Bojonegoro selama ini meningkatkan operasi yustisi secara masif yang dilaksanakan petugas gabungan baik dari TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan serta membagikan masker gratis kepada masyarakat dan mengedukasi dengan himbuan melalui talk show di radio-radio, memviralkan pamflet protokol kesehatan (prokes) dan Maklumat Kapolri dengan menggunakan media sosial.
“Upaya Polres Bojonegoro selama ini meningkatkan Operasi Yustisi dan mengedukasi dengan imbuan kepada masyarakat bahwa Covid-19 masih ada disekitaran kita lewat radio-radio atau media sosial,” kata Kapolres.
Kapolres mengimbau, masyarakat tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan 4 M, yaitu Menggunakan masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Menjauhi kerumunan. Selama liburan tahun baru sebaiknya di rumah saja atau membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak perlu sehingga meminimalisir penyebaran Covid-19 atau kontak langsung dengan orang lain. “Bilamana merasa badan kurang enak batuk, flu segera berobat ke dokter atau puskesmas terdekat segera ditangani sebelum menular virusnya,” pinta AKBP EG Pandia. [bas]

Rate this article!
Tags: