Akhir 2020, Kadin Indonesia Catat Jumlah Pengangguran 9,77 Juta

Jakarta, Bhirwa.
Kadin Indonesia mencatat, hingga awal Oktober 2020, sudah lebih dari 6,4 juta pekerja telah di PHK, akibat pandemi Covid-19. Data Kementerian Keuangan, dampak pandemi telah menyebabkan peningkatan jumlah penganggur sebanyak 2,67 juta orang. Sehingga per bulan November 2020 ini, total jumlah pengangguran sudah mencapai 9,77 juta orang.

“PHK di perusahaan terpaksa dilakukan karena produksi merosot, akibat dampak pandemi Covid-19 yang telah membuat lesu perekonomian. Sehingga pendapatan perusahaan merosot, lalu terpaksa memPHK pekerjanya,” ungkap Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dalam diskusi bertema “MengOptimal kan SDM di Tengah Pandemi Covid-19″, bersama Menko bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhajir Effendy, Selasa (2/12).

Menurut Bamsoet, berdasarkan hasil survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Hingga kuartal II 2020, tingkat penetrasi Internet di Indonesia mencapai 73,7%. Artinya ada sekitar 196,7 juta jiwa penduduk Indonesia, telah dapat menggunakan akses internet.

” Langkah dan kebijakan apapun yang dilakukan untuk mengoptimalkan peran SDM di masa pandemi Covid-19 ini, harus menempatkan keselamatan dan kesehatan karyawan diatas kepentingan bisnis. Artinya, perlu dilakukan langkah-langkah penyesuaian. Misalnya, lingkungan dan tempat kerja diatur hingga dapat memberi perlindungan kesehatan yang aman. Baik secara fisik maupun psikologis,” tutur Bamsoet.

Berdasarkan data per 1 Desember 2020, total jumlah kasus positif Covid-19 tercatat 543.975 kasus. Angka kesembuhan mencapai 454.879 kasus dan angka kematian 17.081 kasus.

“Artinya, masih ada kasus positif¬† aktif sebanyak 72.015 kasus yang saat ini masih ditangani,” papar Bamsoet. [ira]

Tags: