AKP Yudhi Prasetio: Pelanggar PSBB Di-Rapid Tes di Kabupaten Gresik

Petugas Gabungan Rasia Salah Satu Warung kopi tempat nongkrong.

Gresik, Bhirawa.
Di perpanjang Pembatasan sosial berskala besar (PSBB), hingga 14 hari lagi. Ternyata belum membuat efek jera pada masyarakat, buktinya masih ada warga yang melangggar jam malam. Seperti dialami 30 warga, yang terjaring razia aparat gabungan di sejumlah jalan Kota Gresik.
Dari 30 warga itu, terdiri dari 28 laki-laki dan 2 orang perempuan. Mereka langsung dirapid tes oleh tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Hasil rapid tes ada 8 orang yang suhunya mencapai 37 derajad celcius. Usai menjalani rapid tes semua warga yang terjaring razia itu diberi surat teguran.
Kasat Sabhara Polres Gresik, AKP Yudhi Prasetio mengatakan bahwa, razia itu ada sejumlah personel yang dilibatkan. Mulai dari unsur Kepolisian, TNI (Kodim 0817), Satpol PP serta unsur personel Dinas Kesehatan (Dinkes). Dan razia seperti ini, akan terus bergerak tidak hanya di dalam kota melainkan juga di daerah lainnya.
Sementara Kepala Satpol PP Gresik, Abu Hasan mengatakan. Bahwa razia jam malam selama pemberlakuan PSBB terus dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Menghimbau agar masyarakat mematuhi peraturan yang diberlakukan, bagi warga yang terjaring razia identitasnya didata agar tidak mengulangi lagi.
“Terus melakukan penertiban, serta penindakan terhadap warga yang masih beraktivitas di jam malam PSBB. Apa lagi yang masih saja nongkrong ngopi, pasti tidak di benarkan. Baik pemilik warung juga yang nongkrong, pasti akan di bawa kekantor dan di kenaik sangsi.”Pungkasnya. [kim]

Tags: