Akselerasi Pemerataan Kualitas Akses Pendidikan

Pemerataan kualitas akses pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat penting terperhatikan oleh setiap negara, termasuk Indonesia. Pasalnya, melalui pendidikan itulah kunci utama dalam mencapai agenda pembangunan, sekaligus guna mengurangi berbagai kesenjangan yang ada di masyarakat. Selain itu, pendidikan juga merupakan cara terbaik bagi negeri ini agar dapat mulai menciptakan peluang baru dalam kehidupan kesejahteraan masyarakat.
Oleh sebab itu, kemudahan akses pendidikan harus konsisten ditingkatkan agar merata, sehingga bonus demografi yang dimiliki negeri ini mampu berperan signifikan dalam proses pembangunan agar akses kesempatan mendapatkan pendidikan bisa lebih merata di tanah air.

Catatan Kementerian Kemendikbudristek pada 2020 mengungkapkan di tengah masifnya penggunaan teknologi dalam pembelajaran, masih ada 42.159 ribu sekolah yang belum memiliki akses internet. Pada tahun yang sama, 8.522 sekolah yang belum teraliri listrik. Selain itu pada tahun ajaran 2021/2022 data BPS menggambarkan bahwa 60% bangunan SD rusak ringan atau sedang, sedangkan di tingkat SMP 50,56% bangunan rusak dan di tingkat SMA tercatat 45,03% juga rusak.
Merujuk dari data tersebut, maka saatnya pemerataan pendidikan meski perlu menjadi perhatian khusus bagi pemerintah agar layanan dan kemudahan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Selaras dengan amanat regulasi pemerataan pendidikan melalui UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pada pasal 5 ayat (1) menyatakan bahwa “Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu”, dan pasal 11, ayat (1) menyatakan “Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi”.

Untuk itu, pemerataan pendidikan harus dimaknai dengan adanya standar nasional mengenai kualitas pendidikan, sarana dan prasara pendidikan yang memadai, dengan ruang lingkup ketersediaan guru, peralatan serta mutu belajar mengajar dan kemampuan siswa disetiap sekolah untuk menjadi yang terbaik dan memberikan hasil terbaik bagi kemajuan pendidikan. Berangkat dari kenyataan itulah, maka pemerataan pendidikan meski perlu menjadi perhatian khusus bagi pemerintah agar layanan dan kemudahan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Masyhud
Dosen FKIP Universitas Muhammadiyah Malang

Tags: