Alhamdulillah Semua Non Reaktif, Pemkab Blitar Rapid Test Pedagang Pasar Tradisional

Tampak Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar saat melakukan Rapid Test kepada Pedagang Pasar Tradisional Kabupaten Blitar. [Hartono/Bhirawa]

Kabupaten Blitar, Bhirawa
Mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di lingkungan Pasar Tradisional di Kabupaten Blitar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar lakukan Rapid Test kepada ratusan pedagang di 2 Pasar tradisional Kabupaten Blitar.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar telah melakukan Rapid Test untuk memutus penyebaran Virus Corona di pasar tradisional pada tanggal 2 Juni lalu kepada ratusan pedagang.

“Ada dua pasar yang telah menjalani Rapid Test massal, yakni Pasar Wlingi dan Pasar Ploso Selopuro yang dilaksanakan pada tanggal 2 Juni lalu,” kata Krisna Yekti.

Lanjut Krisna Yekti, untuk pelaksanaan Rapid Test di Pasar Wlingi ada 161 pedagang, sedangkan di Pasar Ploso Selopuro sebanyak 63 pedagang, dimana hasilnya seluruh pedagang yang mengikuti Rapid Test dinyatakan negatif atau non reaktif.

“Kami tidak bisa melakukan Rapid Test terhadap semua pedagang, karena alat yang disediakan sangat terbatas. Sedangkan hasil pendataannya, jumlah pedagang tak kurang dari 1.500 orang,” ujarnya.

Selain itu dikatakan Krisna, untuk pedagang yang dilakukan Rapid Test secara teknis dipilih dengan sistem acak dengan kriteria tertentu, diantaranya pedagang yang berasal dari luar daerah, serta pedagang yang terlihat laris atau memiliki banyak pembeli setiap harinya.

“Dengan beberapa kriteria tersebut salah satunya kios yang sangat ramai, maka pedagang ini yang kami pilih untuk mengikuti Rapid Test selain kriteria lainnya,” jelasnya.

Tambah Krisna, untuk minggu ini rencananya juga akan melakukan Rapid Test massal kembali di Pasar Kesamben dengan target sebanyak 500 orang.

“Akan kami siapkan sebanyak 500 Rapid Test untuk melakukan pemeriksaan di Pasar Kesamben, namun demikian kami tetap menghimbau kepada para pedagang dan pengunjung pasar untuk tetap patuh dan menerapkan protap Covid-19 agar terhindar dari penyebaranm,” pungkasnya. [htn]

Tags: