Anggap Tombone Awak

M Sulton Hasan

M Sulton Hasan
Tidak semua warga yang saat disidang karena tidak memakai masker, bisa membayar denda yang ditetapkan Hakim. Kadang ada juga yang tidak bisa mengambil, karena uangnya ternyata masih kurang.
Karena merasa iba dan kasihan, petugas Satpol PP Sidoarjo terketuk hati untuk urunan. Supaya mereka bisa mengambil KTP-nya kembali, yang sebelumnya disita petugas karena ketangkap tidak memakai masker saat berada di tempat umum.
“Ya kita anggap sebagai doa dan obat tombone awak (obat untuk badan). Agar selamat,” kata Plt Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Sidoarjo, M Sulton Hasan SH, di lapangan tenis indoor GOR Sidoarjo, saat memantau pengambilan KTP warga yang kena yustisi, belum lama ini.
Menurut pria yang cukup senior di jajaran Satpol PP Sidoarjo itu, tidak hanya dirinya saja yang urunan, tapi kadang dari kalangan anak-anak buahnya juga ikut urunan. Sementara saat sidang ditempat, biasanya juga kadang dari petugas Polisi. Bahkan kadang Hakim juga. “Ya begitulah suka duka saat berada di lapangan,” ujar pria 50 tahun tersebut.
Sulton mengatakan, solusi lain saat uang warga kurang, ada yang dipersilahkan untuk mengambil ke pengadilan negeri pada hari berikutnya. Biayanya tetap tidak berubah.
Sulton mengingatkan agar masyarakat Sidoarjo jangan lupa untuk selalu menjaga protokol kesehatan. Salah satunya memakai masker saat di tempat umum. Sebab saat ini pandemi Covid-19, trend angkanya sedang naik. [kus]

Rate this article!
Anggap Tombone Awak,5 / 5 ( 1votes )
Tags: