Anggaran Tiga Puluh Miliar Gaji ke-13 ASN di Sampang

Sampang, Bhirawa.
Pemberian gaji ke-13 aperatur sipil negara (ASN) yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menelan anggaran sebesar Rp 30 milliar.

Anggaran tersebut bersumber dari dana transfer pemerintah pusat atau Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2022. Pencairan gaji ke-13 ASN berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 75/PMK.05/2022 mengatur tentang pencairan gaji ke-13 paling cepat akan dicairkan dua bulan setelah lebaran.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang (Kabid) Anggaran dan Perbendaharaan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang, Laili Akmalia menyampaikan, biasanya gaji ke-13 dicairkan bersamaan dengan tahun ajaran baru sekolah, yakni di pertengahan tahun.

Dan itu berdasarkan peraturan pemerintah (PP) pusat, bahwa gaji ke-13 ASN paling cepat dicairkan dua bulan setelah lebaran atau bulan Juli nanti. Namum, untuk tanggal pencairan belum bisa memastikan, hanya saja biasanya setelah gajian.

“Yang mendapatkan gaji ke-13 semua ASN, di dalamnya ada PNS dan PPPK. Kalau PP-nya paling cepat dua bulan setelah leberan gaji ke-13 akan cair, dan itu setelah pencairan gaji bulan Juli,” tuturnya, kamis (26/5).

Lebih lanjut, penerima gaji ke-13 di Sampang ada sekitar 7.165 orang. Dari jumlah penerima tersebut total anggaran yang dilokasikan oleh pemerintah pusat sekitar Rp 30 miliar. Adapun sistem pencairannya langsung masuk ke rekening penerima.

Kemudian, besaran gaji ke-13 tentunya tidak sama, karena disesuaikan dengan besaran gaji. Adapun besaran gaji itu sendiri acuannya berdasarkan sari masa kerja, pangkat dan golongan.

“7000 orang lebih penerima itu ada yang dari PPPK dan ada yang dari PNS. Dan besaran gaji ke-13 disesuaikan dengan besaran gaji ASN di bulan Juni nanti,” pungkasnya. (Lis.gat)

Tags: