Anggaran UN Baru Cair Hari Terakhir

Dr H Harun

Dr H Harun

(Tahap I Jatim Terima Rp15,3 M)
Dindik Jatim, Bhirawa
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2014 jenjang SMA/MA/SMALB/SMK dan kejar Paket C telah usai, Rabu (16/4). Namun, anggaran UN yang bersumber dari APBN baru cair ke 38 kabupaten/kota di Jawa Timur (Jatim) secara keseluruhan pada hari ini, Kamis (17/4).
Dengan adanya kabar pencairan anggaran tersebut, petugas penyelenggara UN di tiap-tiap daerah bisa bernafas lega. Sebab, biaya operasional penyelenggaraan UN, sebelumnya telah ditalangi terlebih dahulu oleh masing-masing satuan pendidikan. “Mulai hari ini dana sudah sampai ke daerah,” kata Ketua Panitia UN Provinsi Jatim Harun.
Total anggaran UN di Jatim untuk jenjang ini mencapai Rp 15, 368 miliar. Kota Surabaya merupakan daerah yang mendapat alokasi dana tertinggi dengan Rp 999,315 juta. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh penyelenggara UN di Jatim karena pelaksanaan UN berjalan baik,” ungkapnya.
Ketika disinggung apakah cairnya anggaran ini telat, pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim ini membantah. Menurut dia, di tahun-tahun sebelumnya hal yang sama juga terjadi.
Terpisah, Kepala SMA Khadijah Surabaya Muhammad Masud mengakui jika menggunakan anggaran dari sekolah saat pelaksanaan UN berlangsung. Hal itu dilakukan karena anggaran dari pusat belum cair. “Kami gunakan lebih dulu anggaran dari sekolah agar UN dapat dilaksanakan. Sebab, UN tidak mungkin dapat diundur meskipun anggaran belum cair,” tutur dia.
Ketiadaan anggaran dari pusat ini bukan persoalan serius bagi sekolah yang dia pimpin. Sebab, anggaran dari sekolah masih bisa mengcover segala keperluan UN, termasuk untuk honorium pengawas ruangan. “Nanti kan pasti diganti. Jadi tidak usah khawatir,” kata dia.
Meski tidak ada anggaran dari pusat, pelaksanaan ujian di SMA Khadijah telah berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun. Soal juga telah diterima tepat waktu dan selesai mengerjakan sesuai jadwal. “Prinsipnya UN dapat berjalan dulu. Soal anggaran nanti belakangan,” kata dia. [tam]

Rate this article!
Tags: