Anggota DPRD Jatim Khulaim Upayakan Pelebaran Raya Gedangan Sidoarjo

Khulaim (topi) saat bertemu masyarakat

Sidoarjo, Bhirawa
Jalan raya dua arah Gedangan-Sidoarjo yang selalu menjadi biang kemacetan dan sorotan masyarakat, akan diupayakan dengan pelebaran sampai batas nol jalan.
Anggota DPRD Jatim, Khulaim Junaedi, saat reses, Jumat (29/11), menegaskan, tidak mungkin mengharapkan dukungan dana APBD Sidoarjo karena status jalan merupakan jalan nasional. Sedangkan mengharapkan bantuan dana dari pemerintah pusat juga susah, karena banyaknya program prioritas yang dijalankan pusat.
Satu-satunya jalan adalah menggunakan dana perimbangan, yakni menarik dana APBD Jatim yang bisa diserap untuk pelebaran jalan itu. “Saya akan berjuang keras untuk mendapatkan dana itu,” ujarnya.
Kemacetan di persimpangan Gedangan adalah pemandangan sehari-hari. Pemkab Sidoarjo melakukan terobosan dengan membangun frontage road di sisi timur jalan raya mulai Waru sampai Buduran sepanjang 9,2 km.
Menurut anggota FPAN DPRD Jatim ini, sudah lebih 5 tahun frontage tetapi belum ada selesai hingga sekarang. Dia tidak yakin dalam tahun ini dan tahun depan frontage selesai, karena banyaknya persoalan sosial antara pemilik tanah dan Pemkab yang belum ada titik temu.
Sementara masyarakat sudah lelah dan stress saat melewati kepadatan Gedangan. Waktu banyak terbuang, pelajar, mahasiswa, pekerja harus kehilangan waktu banyak karena terjebak kemacetan di situ. Pemkab Sidoarjo tidak berdaya karena dibatasi status jalan. Sementara pusat tampaknya abay.
Kepadatan dan kemacetan di simpang Gedangan, salah satu factor penyebabnya adalah penyempitan Simpang Gedangan yang menuju timur. Di situ ada sungai, sementara jalan dua arah yang menuju timur sangat sempit.
Banyak kendaraan tertahan di situ saat pergantian setopan lampu. “Untuk melebarkan jalan, caranya adalah membangun box culver di atas sungai. Jadi sungainya tetap mengalir dengan box culver di atasnya. Dengan begitu jalan dari timur yang menuju ke barat (setopan lampu) menjadi longgar,” ujarnya.
Khulaim merasa optimis, pengadaan box culver untuk sungai di Gedangan bisa diperjuangkan secepatnya. “Ini menjadi obsesi saya sejak lama, doakan saja agar lebih cepat direalisasi,” ujarnya. (hds)

Tags: