Anggota DPRD Lamongan Terkonfirmasi Positif Covid-19 Bertambah

Salah seorang staf Sekretariat DPRD Lamongan saat menjalani tes swab. [Alimun Hakim/Bhirawa]

Lamongan, Bhirawa
Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab.lamongan Aris Wibawa menjelaskan saat ini menjelaskan kluster DPRD total sebanyak 7 orang teroapar Covid-19.

Rincianya, dua orang staff sekertariat dewan dan 5 anggota DPRD Lamongan.Mereka kini menjalani isolasi mandiri. “Atas petunjuk Satgas COVID-19 Lamongan, staf dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Darah (DPRD) Lamongan yang terpapar Covid 19 ini, kini melakukan isolasi mandiri dan secara berdisiplin menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Aris mengungkapkan jika sebelumnya seluruh anggota DPRD dan staf Kantor Kesekretariatan Dewan (Sekwan) sudah menjalani tes swab. “Kita menggelar tes swab untuk semua anggota dewan dan staf kesetariatan desan” ungkap Sekretaris DPRD Lamongan,” Aris Wibawa.

Pelaksanaan tes swab dibagi menjadi beberapa gelombang. Gelombang pertama telah dilaksanakan pada 1 Desember lalu. Pada tahap pertama yang swab itu 16 staf Skeretariat Dewan dan 16 anggota dewan.

“Hari Senin ini adalah sweb yang ke-tiga diperuntukan bagi anggota dewan yang di gelombang pertama dan kedua belum menjalani sweb,” jelasnya.

Meski demikian, sekertariat dewan juga memberi kelonggaran bagi DPRD Lamonga yang ingin melakukan sweb mandiri, dan hasilnya harus dilaporkan.

Saat ini, Sekertariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lamongan menerapkan protokol kesehatan dengan kekat. Anggota dewan dan staff sekertariat dewan harus cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, kemudian cuci lagi dengan handsanitizer, selanjutnya harus masuk di ruang penyemprotan disinfektan sebelum masuk ke kantor DPRD itu.

“Ini kita lakukan untuk mencegah semakin menyebarnya Covid 19, mengingat sejumlah anggota dewan dan staf sekertariat dewan terpapar Covid 19,” bebernya.

Sementara tamu yang hendak berkunjung ke kantor perwakilan rakyat Lamongan itu juga tidak semua bisa masuk. Bahkan menurut pantauan wartawan satu rombongan dari Nganjuk-pun tidak bisa masuk di gedung wakil rakyat Lamongan.

Selain melakukan penerapan protokol kesehatan dengan screening ketat di pintu masuk, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruang.

“Dan yang melakukan penyemproan disinfektan itu adalah petugas dari Tim Gugus. Ini dilakukan beberapa hari ini secara berturut-turut,” papar Aris. [aha.yit]

Tags: