Angin Kencang Kagetkan Warga Desa Sumberejo Kota Batu Jelang Shalat Jumat

Petugas BPBD Kota Batu bersama warga Desa Sumberejo mengevakuasi pohon tumbang yang terjadi di desa tersebut, Jumat (6/11)

Kota Batu,Bhirawa
Menjelang ibadah Shalat Jumat warga Dusun Santrean, Desa Sumberejo, Kota Batu dikejutkan dengan datangnya tiupan angin kencang, Jumat (6/11).

Angin kencang ini telah mengakibatkan sebuah pohon dengan tinggi 10 meter dan berdiameter 25 sentimeter tumbang. Pohon yang melintang di Jl.Indragiri tersebut telah mengakibatkan lalu- lintas kendaraan yang ada di sana mengalami kemacetan.

Dari hasil identifikasi dan evakuasi yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, pohon yang tumbang itu jenisnya sono kembang. Adapun kondisi pohon sudah tua dan mulai melapuk.

“Selain sempat menutup badan jalan, pohon yang tumbang juga mengakibatkan teras rumah milik Bapak Darsono mengalami kerusakan,” ujar Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, Jumat (6/11).

Sementara dari data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) diperkirakan kecepatan angin yang menerjang Desa Sumberejo ini mencapai 30 kilometer per jam.

Mengetahui ada pohon yang tumbang di jalan desa, warga Desa Sumberejo bersama BPBD Kota Batu, serta agen bencana BPBD Provinsi Jatim langsung menuju lokasi kejadian. Tim BPBD langsung melakukan pemotongan dan pembersihan pohon agar lalu lintas di sana bisa berjalan lancar dan tidak membahayakan warga sekitar.

“Kami mengingatkan bahwa angin berembus di Kota Batu cukup kencang dan cukup membahayakan. Karena itu pengendara diminta lebih hati-hati dan waspada terutama saat melintas di bawah pohon besar,”pesan Agung.

Diketahui, selain angin kencang juga ada tanah longsor yang kerapkali terjadi di Kota Batu. Dua fenomena alam ini mendominasi kejadian bencana alam yang terjadi di Kota Batu selama bulan Oktober 2020.

Dari catatan BPBD Kota Batu, selama bulan Oktober terdapat 6 bencana tanah longsor dan angin kencang yang terjadi di kota ini.

“Jumlah bencana pada Oktober ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan September. Adapun pada bulan September tersebut yang terjadi hanya angin kencang saja,” jelas Agung.

Ia menjelaskan bahwa bencana alam yang terjadi tersebar merata di tiga kecamatan yang ada di Kota Batu. Di Kecamatan Junrejo ada satu bencana yang terjadi di Desa Beji. Kemudian di Kecamatan Batu ada dua kejadian bencana, masing-masing terjadidi Desa Sumberejo dan Kelurahan Sisir.

Adapun di di Kecamatan Bumiaji bencana terjadi di kawasan Desa Pandanrejo, Desa Sumberejo, dan Desa Giripurno. Di ketiga desa tersebut masing-masing terjadi satu kejadian bencana. “Sementara untuk peristiwa pohon tumbang terjadi di kawasan Kecamatan Batu, tepatnya berada di Desa Sidomulyo, dan Kelurahan Sisir,” pungkas Agung.(nas)

Tags: