Angin Kencang Terjang Pasuruan, Belasan Rumah Rusak

Petugas dari BPBD Kabupaten Pasuruan bersama warga tengah berdiri di depan rumah yang terdampak angin kencang di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (22/2). [hilmi husain]

Pasuruan, Bhirawa
Belasan rumah di wilayah Kabupaten Pasuruan porak-poranda di terjang angin kencang atau puting beliung. Sebanyak 17 rumah yang mengalami kerusakan tersebar di tiga Kecamatan, di wilayah Kabupaten Pasuruan. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariadi menyampaikan cuaca ekstrem masih akan berlanjut hingga Maret mendatang. Kejadian angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Pasuruan terjadi pada Rabu (21/2) petang kemarin.

“Ada 17 rumah di tiga Kecamatan, di wilayah Kabupaten Pasuruan mengalami kerusakan. Angin, memang tak bisa prediksi sedini mungkin, sebab datangnya angin itu secara mendadak,” ujar Sugeng Hariadi saat dikonformasi sejumlah wartawan, Kamis (22/2).

Ke 17 rumah yang diterjang angin kencang itu, rinciannya di berada di Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan sebanyak 7 rumah, 9 rumah di Desa Ampelsari dan Pohgedang Kecamatan Pasrepan dan 1 rumah Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol.

Yang paling parah berada di Kecamatan Pandaan. Pasalnya, hampir seluruh atap dan plafon rumah warga hilang. Yakni, bertebangan disapu angin puting beliung. Sedangkan, di Kecamatan Pasrepan maupun Gempol tingkat kerusakannya sedang dan ringan.

“Kami himbau kepada masyarakat untuk tetap waspada menghadapi musim penghujan. Sebab, dimusim penghujan sangatlah rentan terhadap bencana,” urai Sugeng Hariadi.

Ia juga meminta kepada masyarakat terkait pentingnya antisipasi dalam menghadapi cuaca ekstrem. Yakni, dengan tetap berada di dalam rumah saat angin kencang terjadi. “Hal ini tak lain agar menghindari potensi bahaya. Seperti pohon tumbang atau reklame yang roboh,” jelas Sugeng Hariadi.

Pasca kejadian, BPBD Kabupaten Pasuruan langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan assesment. Tak hanya itu, BPBD juga menyerahkan bantuan yang bersifat kedaruratan. Yaitu, sembako, makanan siap saji dan selimut.

“Tim reaksi cepat langsung melakukan assasment rumah rusak. Sekaligus memberikan bantuan kedaruratan seperti makanan siap saji, sembako dan selimut,” kata Sugeng Hariadi. Selain rumah warga, hempasan angin kencang juga merobohkan banyak pepohonan di Kecamatan Pandaan. [hil.iib]

Tags: