Angkat Keluarga Korpri Meninggal Jadi PTT Pemprov Jatim

Gubernur Jatim yang juga Pembina Korpri Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan santunan kepada para ahli waris dari anggota Korpri yang meninggal selama bulan Oktober – November tahun ini.

Pemprov, Bhirawa
Pembina Korpri Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan perhatian khusus terhadap keluarga dari anggota Korpri yang meninggal dunia tahun ini. Perhatian itu diwujudkan dalam bentuk santunan maupun dukungan lapangan pekerjaan bagi ahli waris yang belum bekerja dengan diangkat sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT) Pemprov Jatim.
Tercatat sebanyak 61 ahli waris dari anggota Korpri yang meninggal mendapat santunan langsung dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Selasa (29/12). Dalam kesempatan itu, Khofifah menyempatkan berdialog dengan para ahli waris terkait status pekerjaanya. Sebagian sudah lulus SMA/SMK dan sebagian juga telah lulus S1.
“Ada yang masih lulusan SMA/SMK bisa ikut Diklat di Disnaker supaya skill mereka bisa lebih advance. Kemudian selesai S1 dan belum bekerja supaya diprioritaskan sebagai PTT. Jadi supaya sama-sama saling memberikan support,” tutur Khofifah.
Gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut mengungkapkan rasa simpatiknya lantaran sebagian besar dari anggota Korpri yang meninggal merupakan tulang punggung keluarga. Karena itu, dengan mengangkat ahli warisnya untu bekerja di Pemprov Jatim atau pelatihan keterampilan dapat mendukung ekonomi keluarga. “Peluang untuk PTT bisa masuk di banyak OPD atau juga bisa didistribusikan ke BUMD,” ujar Khofifah.
Dalam kesempatan itu Khofifah juga berpesan agar keluarga anggota Korpri senantiasa menjaga protokol kesehatan secara disiplin. Sebab, pandemi Covid-19 sampai saat ini belum berakhir dan tidak tahu sampai kapan akan berakhir. “Mudah-mudahan kita semua selalu mendapat perlindungan dari Allah, dan seluruh keluarga dari anggota Korpri yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta keikhlasan,” harap Khofifah.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Korpri Jatim Heru Tjahjono menambahkan, santunan itu diberikan kepada sebanyak 63 anggota Kopri yang meninggal pada periode Oktober – November. 24 di antaranya meninggal karena Covid-19. Sementara selama periode Januari hingga Desember ini tercatat sebanyak 152 anggota Korpri yang meninggal dunia.
“Kami menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian anggota keluarganya. Semoga pengabdian mereka menjadi lading pahala sekaligus menghapuskan dosa-dosa beliau,” jelas Heru Tjahjono yang juga Sekdaprov Jatim tersebut.
Mantan Bupati Tulungagung dua periode tersebut mengatakan, perhatian Gubernur Jatim terhadap keluarga Korpri sangat tinggi. Karena itu, Gubernur Khofifah secara khusus mengundang para ahli waris untuk menerima santunan sekaligus memberi kesempatan bagi anggota keluarga mereka untuk bergabung menjadi PTT di Jatim. [tam]

Tags: