Antisipasi Covid 19, DPRD Kota Kediri Himbau Tak Jabat Tangan

Ketua DPRD Agus Sunoto (kanan) dan Wakil Ketua DPRD Firdaus (kiri) saat berukan keterangan pers

(Wali Kota Hentikan CFD)
Kota Kediri, Bhirawa
Ketua DPRD Kota Kediri ini menghimbau agar masyarakat tidak berjabat tangan dan sebisa mungkin menghindari keramaian sebagai langkah antisipasi penyebaran corona virus (covid-19). Dia mendesak pihak Pemerintah Kota Kediri untuk segera mengambil langkah antisipasi mnebarnya corona virus (covid -19) diwilayah kota kediri.
Ketua DPRD Kota Kediri Agus Sunoto juga menyarankan kepada masyarakat agar tetap tenang tidak panik, serta tak mudah terpancing dengan isu yang berkembang di masyarakat.”Ini harus diambil langkah antisipasi agar apa yang terjadi di daerah lain tidak masuk ke kota Kediri, ” harapnya.
Dalam keteranganya, ada sejumlah poin yang dikeluarkan oleh kalangan dewan kepada pemerintah, yaitu meminta Pemkot secepatnya melakukan sosialisasi terkait virus corona kepada seluruh OPD, camat, lurah dan masyarakat. Termasuk informasi tentang pentingnya untuk menjaga pola hidup sehat. Biasakan mencuci tangan setiap hari usai melakukan aktivitas di luar.
“Kepada Pemkot Kediri untuk segera mengambil langkah dalam. Antara lain melakukan sosialisasi dan pencegahan. Selain itu diperlukan kerja sama dengan petugas kesehatan untuk proses screaning di mana pun berada,” paparnya.
Sementara itu , Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menghentikan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Doho. Penghentian ini merupakan langkah preventif untuk mencegah virus Corona yang makin meluas.
Dalam pernyataan yang disebarluaskan melalui akun media sosialnya, Abdullah Abu Bakar mengumumkan penghentian kegiatan CFD hingga batas waktu yang belum ditentukan. “Mohon maaf car free day Jalan Doho Kota Kediri ditiadakan sementara sampai pemberitahuan lanjutan,” tulis Wali Kota Minggu ( 15 /3).
Selain itu, Dia juga mengajak seluruh warga masyarakat untuk menjaga kebersihan diri serta lingkungan. Sebab kunci penangkalan virus ini pada perilaku masyarakat, selain upaya yang dilakukan pemerintah daerah.
Menurut Wali Kota, Pemerintah telah menyusun 5 (lima) protokol utama dalam penanganan kasus penyebaran virus corona (COVlD-19), salah satunya protokol kesehatan. Hal ini mengingat agar masyarakat tetap waspada dalam penyebaran COVID19. “Utamanya, kita tetap harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat,”tulisnya. [van]

Tags: