Antisipasi Pancaroba, BPBD Kabupaten Malang Tambah Desa Tangguh Bencana

Bencana kekeringan ketika musim kemarau, sebagian warga Kabupaten Malang kekurungan air bersih dan harus di droping air bersih melalui truk tangki. [cahyono/Bhirawa]

Kab Malang, Bhirawa.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang akan menambah dua Desa Tangguh Bencana (Destana). Hal ini untuk mengantisipasi musim pancaroba dari musim penghujan ke musin kemarau.

Sedangkan penambahan Destana tersebut yakni di Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading dan Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Hal ini yang disampaikan, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, Rabu (15/5), kepada wartawan. Menurutnya, penambahan dua destana ini mendapat dukungan penuh dari BPBD Provinsi Jawa timur (Jatim). Dan dengan adanya penambahan Destana itu, maka ada beberapa output yang dihasilkan dari Destana.

“Proses pembentukan Destana di Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading danDesa Pandesari, Kecamatan Pujon, yang membutuhkan tujuh hari,” jelasnya.

Waktu yang dibutuhkan proses pembentukan Destana, lanjut dia, yakni untuk memperkenalkan peta rawan bencana ditingkat desa, serta juga menyusun dokumen kajian resiko bencana tingkat desa.

Sebab, Destana harus membuat dokumen rencana penanggulangan bencana tingkat desa dan menyusun Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB). Dan nantinya dokumen dan forum itu harus ditindaklanjuti dengan anggaran desa. Sementara, untuk tahun 2024 ini ada tiga Destana dengan anggaran APBD Kabupaten Malang dan dua Destana dari APBD Provinsi Jatim.

“Penambahan Destana diharapkan, agar ketika ada kejadian bencana, masing-masing desa bisa menghadapi kejadian awal saat terjadinya bencana, sebelum pemerintah hadir. Sehingga desa bisa melakukan penanganan darurat bagaimana mengungsikan warga dan mendirikan dapur umum, serta memberikan pelayanan kesehatan,” terang Sadono.

Perlu diketahui, berdasarkan laman Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jatim, setelah dilaunching Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto di Kabupaten Gresik, pembentukan Destana kini terus berlanjut di sejumlah daerah.

Salah satunya, di Kabupaten Malang, Banyuwangi dan Sumenep. Sedangkan untuk kegiatan di Kabupaten Malang, dibuka Sekretaris BPBD Jatim Andhika Nurramad Sudigda, yang berlangsung di Desa Sidorenggo Kecamatan Ampelgading.

Dan juga dihadiri Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Kabupaten Malang Zainuddin, Camat Ampelgading Ismantioko dan Forkopimcam setempat, Kades Sidorenggo Herianto, serta fasilitator dari FPRB Jatim. Sedangkan di Banyuwangi, kegiatan ini menyasar Desa Kalibaru Kulon Kecamatan Kalibaru, dan hadir juga sebagai membuka kegiatan yakni Penata Penanggulangan Bencana (PB) Ahli Madya BPBD Jatim Sriyono. [cyn.gat]

Tags: